EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Solidaritas Warga Klaten Patut Ditiru

[caption id="attachment_3121" align="alignright" width="290"]Tanah longsor di Banjarnegara menewaskan ratusan jiwa. foto: bbc Tanah longsor di Banjarnegara menewaskan ratusan jiwa. foto: bbc[/caption]

KLATEN - Bencana alam datang silih berganti menghampiri bangsa Indonesia akhir tahun 2014 lalu. Musibah paling besar seperti tanah longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah yang menewaskan ratusan jiwa dan meluluhlantakkan ratusan rumah tinggal. 

 

Peristiwa itu rupanya menggugah warga Klaten. Mereka menggalang dana bantuan yang dikomandoi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Akhir pekan ini penggalangan dana itu resmi ditutup, sedikitnya Rp 80 juta ditambah sejumlah barang berhasil dikumpulkan.

 

"Posko sudah resmi kita tutup. Dalam minggu ini semua uang dan barang akan dikirimkan dan kami serahkan ke warga korban longsor," ujar Kasubag Umum BPBD Klaten, Edi Eka, Selasa (6/1).

 

Menurut Edi, bantuan sebesar itu berasal dari berbagai elemen yang peduli dan menyumbangkan uang dan barang lewat BPBD. Seperti dari Korpri dan sejumlah lembaga lainnya.

 

"Kalau barang-barangnya ada perlengkapan mandi, baju, celana bayi dan dewasa, serta sembako," katanya.

Saat ini, kata Edi, pihaknya sedang mengemasi seluruh barang bantuan untuk dikirim ke Banjarnegara.

 

Kepala pelaksana BPBD Klaten, Sri Winoto menambahkan, kepedulian warga terhadap korban bencana sangat tinggi. Terbukti posko peduli mampu menghimpun dana yang cukup besar.

 

"Kepedulian warga sangat besar, kami mengucapkan terima kasih. Bantuan ini yang ketiga yang dihimpun BPBD dengan mendirikan posko. Sebelumnya kita pernah bantu banjir di Kudus dan bencana Gunung Kelud," pungkasnya.


sumber: merdeka.com