EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Mantan Pacar Diembat Pria Lain, Roy Naik Pitam

[caption id="attachment_5055" align="alignleft" width="290"]Cemburu membutakan pikiran manusia normal. foto: ilustrasi Cemburu membutakan pikiran manusia normal. foto: ilustrasi[/caption]

TANJUNGPINANG - Ini pelajaran buat Anda yang baru memutuskan pacar. Jangan cepat-cepat menampakkan batang hidung kalau sudah punya gebetan baru, sebab bisa berabe. Seperti yang dialami Atib (18) yang babak belur dihajar oleh mantan pacar si doi.

 

Informasi yang diperoleh kepriupdate.com di lapangan, kejadian berawal ketika Atib, warga Hutan Lindung Tanjungpinang mengajak Putri, warga Jalan Sultan Mahmud, makan malam di Melayu Square, Tepi Laut, Tanjungpinang, Sabtu (28/3) sekitar pukul 23.20 WIB.

 

Ketika korban akan mengantar Putri pulang ke rumahnya dengan menaiki sepeda motor, kebetulan Roy yang merupakan mantan kekasih Putri, melihat peristiwa itu. Terbakar lah api cemburu Roy. Dan ia bersama rekannya mengikuti dua sejoli tersebut dari belakang.

 

Ketika hampir sampai di depan rumah Putri atau dekat SMKN 3, Roy pun langsung memepet sepeda motor korban hingga berhenti. Tanpa banyak bicara ia langsung menghajar korban hingga babak belur. Pelaku juga sempat mengancam korban agar tidak mendekati Putri. Puas menghajar korban Roy langsung kabur.

 

Tidak terima dengan perbuatan pelaku, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tanjungpinang. "Sini kau, ayok ikut kami, cepat," ujar korban menirukan ucapan Roy saat melapor, Minggu (29/3/2015).

 

Mendapat laporan tersebut, polisi pun segera mencari dan mengamankan pelaku ke Mapolres. Saat diperiksa Roy mengaku cemburu ketika melihat korban jalan dengan Putri. Padahal Roy sudah tidak lagi pacaran dengan Putri.

 

"Dia mantan pacar saya pak, tapi saya masih cemburu, kalau dia jalan sama cowok lain," kata Roy saat ditanya polisi.

 

Kasat Reskrim AKP Reza Morandy saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan tersebut. "Kami masih meminta keterangan dari korban dan pelaku," kata Reza kepada kepriupdate.com. (tim)