EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Wagub Kepri: Pemimpin Harus Kerja dan Tegas

 

[caption id="attachment_4512" align="alignright" width="290"]Wagub Kepri Soerya Respationo menyalami jamaah tabligh akbar di Masjid Hidayatullah Batuaji. foto: humas Wagub Kepri Soerya Respationo menyalami jamaah tabligh akbar di Masjid Hidayatullah Batuaji. foto: humas[/caption]

BATAM - Wakil Gubernur Kepri Soerya Repationo mengatakan menjadi pemimpin itu harus tegas, sekaligus satu antara kata dengan perbuatan. Tidak hanya ditataran berbicara saja. Namun juga berbuat dan menjalankan apa yang dibicarakannya.

 

 

“Jadi misalnya pemimpin dikasih amanah, jangan cuman sanggup saja. Tapi juga harus dikerjakan,” katanya saat menghadiri tabligh akbar di Masjid Hidayatullah Akbar, Perum Griya Batuaji Asri, Sabtu (28/2) lalu.

 

 

Ia juga merasa risih dengan adanya gejala dimana masyarakat mulai terkotak-kotak. Padahal, Islam pada dasarnya mengajarkan rahmatan lil alami.

 

 

“Islam itu menaburkan rahmat dan kasih sayang tidak hanya kepada sesama. Tapi juga kepada dunia dan alam sekitarnya,” papar Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri ini. 

 

 

"Tidak sepantasnya kita mengkotak-kotakkan diri karena, suku, agama dan ras," tegasnya.

 

 

Hal yang sama dikatakan oleh Ust Muchlisin bahwa Kepri layak dipimpin oleh orang-orang tegas.

 

“Waktu kemarin ada cerita tembak-tembakan, Saya di Solo dari televisi mendengar Pak Soerya ini turun langsung untuk mendamaikan bahkan dengan mempertaruhkan nyawa,” kata Muchlisin.

 

 

Sikap ini kata Muchlisin merupakan salah satu contoh kongkret dari satunya kata dan perbuatan. Maka dari itu, Ia mendoakan agar Kepri dapat dipimpin oleh pemimpin tangguh seperti Soerya.

 

 

“Saya doakan, pak Soerya bisa memimpin Kepri ini,” katanya. (red/humas pemprov)