EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Pemkab Lingga Gagal Stabilkan Harga Sembako

 

[caption id="attachment_2569" align="alignleft" width="290"]Sejumlah komoditi bahan pokok seperti cabai di Lingga terus melambung. Ft. ist Sejumlah komoditi bahan pokok seperti cabai di Lingga terus melambung. Ft. ist[/caption]

LINGGA - LSM Lantera menuding Pemda Lingga tak mampu dan gagal menstabilkan harga kebutuhan pokok (sembako) lantaran kurang tegas.

 

Menurut mereka jika pemerintah mau bersikap keras tentunya para distributor sembako "nakal" tersebut tidak akan berani mempermainkan harga, guna memperoleh untung banyak.

 

"Peran Disperindag mandul dan lemah. Jadinya para toke sembako suka-suka saja menaikkan harga. Konsumen terjepit dan menjerit," kata Iskandar, Ketua LSM Lentera Lingga kepada kepriupdate.com, Senin (20/4/2015).

 

Hal serupa diungkapkan Sekjen LSM CAN Lingga, Maswan. Pihaknya mendesak agar Pemkab melakukan survey di setiap kecamatan karena di samping menaikkan harga sesuka hati, para distributor dan pedagang ini diduga tak punya izin usaha seperti SITU.

 

"Temuan kami di lapangan banyak kedai tapi tak punya izin sesuai prosedur yang berlaku, khusus di wilayah Singkep Barat yang bikin pusing harga lebih mahal dari pada Dabo Singkep. Sehingga masyarakat jadi korban, ditambah ekonomi sekarang yang sulit. Jangan sampai warga jadi maling hanya gara-gara untuk memenuhi kebutuhan pokoknya," beber Maswan. (misranto)