EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Gintoyono Batong Stres Ditanya "Dugaan Korupsi" Papan Panjat Dinding Rp1,3 M

 

[caption id="attachment_4321" align="alignleft" width="290"]Gintoyono Batong, Kadistako Kota Batam. foto: defrizal Gintoyono Batong, Kadistako Kota Batam. foto: defrizal[/caption]

BATAM - Belum usai urusan korupsi lampu hias MTQN 2014, kini muncul lagi dugaan korupsi papan panjat dinding yang menyeret dinasnya. Hal itu membuat Kepala Dinas Tata Kota (Distako) Batam, Gintoyono Batong stres dan memilih bungkam saat dimintai klarifikasi kebodohan anak buahnya membongkar papan panjat senilai Rp1,3 miliar di Lapangan Engku Putri

 

 

Saat ditelepon dan dikirim pesan pendek SMS ke ponsel pribadinya 08583XXXXXX, Suami Kepsek SMAN 4 Batam ini tidak bersedia menjawab meski pun tersambung.

 

 

Diberitakan sebelumnya dinding panjat setinggi 18 meter dibongkar atas instruksi Dinas Tata Kota Batam saat akan digelarnya MTQ Nasional 2014 di Batam.

 

 

Proses pembongkaran dinding panjat tersebut dilakukan dengan ceroboh tanpa memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku dalam dunia olahraga panjat tebing. Parahnya lagi, pembongkaran juga tidak melibatkan konsultan dari praktisi panjat tebing yang ada.

 

 

Ironisnya bangkai dinding panjat tersebut hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya. Beberapa lokasi yang disebut-sebut menjadi lokasi penyimpanan aset Pemko Batam tersebut. Namun setelah ditelusuri dilapangan, keberadaan bangkai dinding panjat bernilai miliaran rupiah tersebut masih misterius. (red/amok)