KEPRI

NASIONAL

EKONOMI

POLITIK

SPORT

Perketat Prokes Covid-19, Palm Spring Nongsa Batam Incar Turis Lokal

Para pengunjung Palm Spring terlihat mencuci tangan sebelum masuk.






BATAM  - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meninjau pelaksanaan panduan protokol kesehatan berbasis CHSE di Palm Spring Nuvasa Bay, Nongsa, Sabtu (10/10/2020). Hal tersebut untuk mendukung pelaku wisata bangkit dari keterpurukan akibat Covid-19.


Pengelola wisata golf pertama di Batam ini, terlihat ketat menerapkan protokol kesehatan bagi para pengunjung dan karyawannya. Selain wajib pakai masker, cek suhu dan cuci tangan, para pengunjung juga diwajibkan mengisi buku tamu.


Pihaknya juga membuat aturan jaga jarak saat main golf maupun bersantai di pantai.


"Ini kami lakukan sesuai Perwako Batam untuk memudahkan tracing, amit-amit nauzubillah, semoga kita semua terhindar dari Covid-19," kata Dini M Sujak, Manager Operasional  Palm Spring.

Saat ini Palm Spring lanjut Dini, juga tengah mengembangkan konsep wisata seaforest advanture yang tentu saja menambah daya tarik destinasi mereka, selain dari keindahan panorama sunset dan siluet gedung pecakar langit Singapura yang tersedia.

"Selama border tetangga belum kembali dibuka, sekarang kita fokus gaet wisatawan lokal. Alhamdulillah tetap ada tamu, walaupun penurunannya hingga 75 persen jika dibanding sebelum Covid-19," ungkapnya.

Sementara itu Titik Lestari, Koordinator Mice Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menekankan kepada pelaku wisata baik MICE dan sebagainya di Batam dan Kepri, agar menjadikan panduan CHSE yang telah disosialisasikan dengan sebaik-baiknya.

"Tidak ada cara lain bagi kita dan semua stakeholders wisata untuk bangkit selain betul-betul menjalankan protokol kesehatan berbasis CHSE. Sebab kita tidak tau kapan pandemi Covid-19 ini berakhir," pungkasnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *