EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Evaluasi PPID 2026, Sekda Batam Dorong Layanan Informasi Publik Lebih Transparan dan Responsif

On 19.51

Sekda Kota Batam Firmansyah pimpin rapat evaluasi PPID 2026. Foto/robin


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat memimpin rapat evaluasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (11/3/2026).


Kegiatan ini diikuti oleh jajaran PPID perangkat daerah serta pengelola layanan informasi publik di lingkungan Pemko Batam.


Dalam arahannya, Firmansyah menegaskan bahwa PPID memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memastikan keterbukaan informasi publik berjalan secara optimal. Menurutnya, transparansi informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.


“Keterbukaan informasi merupakan fondasi penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Melalui PPID, masyarakat harus dapat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Firmansyah.


Ia menambahkan, perkembangan teknologi digital membuat kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi semakin tinggi. Karena itu, perangkat daerah di lingkungan Pemko Batam diharapkan mampu menghadirkan layanan informasi publik yang transparan, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.


“PPID tidak boleh hanya bersifat administratif. Kita harus mampu menghadirkan pelayanan informasi yang proaktif, responsif, serta memanfaatkan teknologi digital agar masyarakat semakin mudah mengakses informasi publik,” tegasnya.


Selain itu, Firmansyah juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antarperangkat daerah dalam pengelolaan informasi publik. Setiap perangkat daerah, menurutnya, memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat memiliki kualitas, kejelasan, dan akurasi yang baik.


“Kolaborasi antarperangkat daerah sangat penting. Informasi publik harus dikelola secara profesional agar masyarakat memperoleh informasi yang benar, tidak menimbulkan multitafsir, dan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” katanya.


Rapat evaluasi ini juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Batam untuk meninjau capaian kinerja PPID di setiap perangkat daerah sekaligus merumuskan langkah strategis guna meningkatkan kualitas layanan informasi publik.


Berbagai aspek pengelolaan informasi turut dibahas dalam forum tersebut, mulai dari optimalisasi layanan permohonan informasi, penguatan sistem dokumentasi, hingga peningkatan pemanfaatan platform digital sebagai sarana keterbukaan informasi pemerintah.


Firmansyah berharap seluruh perangkat daerah dapat terus meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan informasi publik serta menjadikan keterbukaan informasi sebagai budaya kerja di lingkungan birokrasi.


“Transparansi bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi juga komitmen moral pemerintah dalam melayani masyarakat. Ketika informasi terbuka dan mudah diakses, kepercayaan publik terhadap pemerintah akan semakin kuat,” tuturnya.


Melalui penguatan peran PPID, Pemerintah Kota Batam optimistis mampu menghadirkan layanan informasi publik yang semakin berkualitas, transparan, dan akuntabel sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang modern. (rob)





Editor: ade

Kadiskominfo Batam Ingatkan Ancaman Malvertising, Iklan Digital Tak Selalu Aman

On 16.35

Inilah gambar yang dikirim oleh sindikat penipuan online.


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber berupa malvertising atau iklan berbahaya yang marak beredar di tengah ramainya promo Ramadan hingga menjelang Idulfitri.  

Selain itu warga diimbau hati hati menghubungi nomor kontak customer servis jasa kurir paket. Tingginya pesanan belanja online membuat pengantaran lambat, akibatnya banyak konsumen mencari nomor customer servis perusahaan jasa paket di daerah masing masing guna mencari tau keberadaan paketnya. 

Hal tersebut justeru dimanfaatkan para sindikat penipuan online untuk menguras dana yang ada di akun shopee milik konsumen, baik dana yang tersimpan di shopeepay, simpan pinjam, splayter dan sesagainya. Oleh penipu yang mengaku sebagai admin shopee express itu, calon korban akan diarahkan memperbaharui resi dengan modus agar megupdate aplikasi terbarunya agar muncul tombol pickup di bagian keuangan. 

Namun setelah shopee diupdate tombol pickup tak kunjung muncul. Lantas oleh si penipu, calon korban diarahkan menekan tombol simpan pinjam, selanjutnya diarahkan isi data dan verifikasi. Setelah berhasil limit simpan pinjam yang tersedia di shopee oleh si maling siber diminta dikosongkan sebagai formalitas agar tombol pickup muncul di aplikasi shopee sebagai syarat untuk pengantaran paket. Maling tadi membimbing calon korban mengisi nomor rekening tujuan guna mejadikan limit simpan pinjam dikosongkan. 


Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan meningkatnya aktivitas belanja daring selama Ramadan sering dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan tautan palsu yang mengandung malware.

“Tren belanja online biasanya meningkat pesat saat Ramadan, terutama karena adanya flash sale, diskon THR, hingga promo mudik. Namun, di sisi lain ancaman malvertising juga ikut meningkat. Ini adalah teknik penipuan melalui iklan daring yang terlihat menarik, tetapi sebenarnya bertujuan mencuri data atau menginfeksi perangkat pengguna,” ujar Rudi di Kantor Diskominfo Batam, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, ketidaktelitian saat mengklik iklan di media sosial maupun situs web dapat menimbulkan berbagai risiko. Di antaranya kebocoran data pribadi yang kemudian disalahgunakan untuk pinjaman online ilegal, pengurasan saldo rekening atau dompet digital melalui akses tidak sah, peretasan akun, hingga infeksi virus atau malware yang merusak sistem perangkat.

Untuk meminimalkan risiko tersebut, Rudi mengingatkan masyarakat agar menerapkan beberapa langkah pencegahan saat beraktivitas di dunia digital.

Pertama, selalu memverifikasi alamat situs atau URL sebelum mengklik tautan. Pastikan situs menggunakan protokol keamanan https. Kedua, tidak mudah tergiur tawaran diskon yang tidak masuk akal. Ketiga, hindari mengklik iklan pop-up atau jendela iklan yang sumbernya tidak jelas. Keempat, akses promo hanya melalui aplikasi atau situs resmi dari merek maupun platform marketplace terkait.

Rudi berharap masyarakat Batam semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi digital sehingga aktivitas selama Ramadan tetap aman dan nyaman.

“Jangan sampai niat mencari diskon untuk kebutuhan Lebaran justru berujung menjadi korban penipuan. Pastikan sumbernya resmi dan lakukan verifikasi sebelum melakukan transaksi,” ujarnya. (anr)





Editor: alfi

Jelang Perayaan Lebaran Idul Fitri, Pemko Batam Perketat Pengawasan Gratifikasi ASN

On 16.28



BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi terkait perayaan hari raya keagamaan maupun hari besar lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Batam.


Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan penerbitan surat edaran tersebut merupakan langkah memperkuat komitmen integritas aparatur sekaligus mencegah potensi praktik korupsi yang kerap muncul menjelang perayaan hari raya.

Menurutnya, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Batam harus menjadi teladan bagi masyarakat dengan tidak melakukan permintaan, pemberian, maupun penerimaan gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan.

“ASN harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Jangan sampai momentum hari raya dimanfaatkan untuk melakukan tindakan yang berpotensi koruptif,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan, ASN dilarang meminta dana atau hadiah yang berkaitan dengan Tunjangan Hari Raya (THR), baik secara pribadi maupun mengatasnamakan institusi pemerintah daerah kepada masyarakat, perusahaan, ataupun sesama ASN.

Selain itu, aparatur juga diingatkan agar tidak menggunakan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi serta menghindari segala tindakan yang berpotensi menimbulkan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan tugas.

Amsakar menambahkan, apabila terdapat ASN yang menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban atau tugasnya, maka yang bersangkutan wajib melaporkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi paling lambat 30 hari kerja sejak gratifikasi diterima.

Amsakar juga meminta seluruh pimpinan perangkat daerah menyosialisasikan imbauan tersebut kepada seluruh ASN di lingkungan kerjanya serta memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik.

“Komitmen ini penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di Kota Batam,” ujar Amsakar.

Dalam surat edaran tersebut juga diatur bahwa gratifikasi berupa bingkisan makanan atau minuman yang mudah rusak dapat disalurkan sebagai bantuan sosial kepada panti asuhan, panti jompo, maupun pihak yang membutuhkan. Penyaluran tersebut tetap harus dilaporkan kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang berada di Inspektorat Daerah Kota Batam disertai dokumentasi penyerahan.

Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kota Batam, Yusfa Hendri, mengatakan, pihaknya akan memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan surat edaran tersebut sesuai arahan Wali Kota Batam.

Menurutnya, Inspektorat Kota Batam akan terus melakukan pemantauan serta menerima laporan masyarakat apabila terdapat indikasi permintaan atau pemberian gratifikasi oleh aparatur.

“Kami akan memastikan seluruh perangkat daerah mematuhi surat edaran ini. Jika terdapat laporan dari masyarakat terkait permintaan THR atau gratifikasi yang mengatasnamakan ASN atau instansi pemerintah, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Yusfa.

Ia juga mengimbau masyarakat dan dunia usaha untuk tidak memberikan gratifikasi dalam bentuk apa pun kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

"Apabila terdapat permintaan dana atau hadiah yang mengatasnamakan pejabat atau instansi pemerintah daerah, masyarakat dapat melaporkannya melalui sistem pengaduan Inspektorat Daerah Kota Batam maupun kanal pelaporan gratifikasi milik KPK," ujarnya. (rud)





Editor: teguh

Kepala BP Batam: Safari Ramadhan Momentum Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

On 14.55

Amsakar Achmad memberi sambutan pada acara safari Ramadhan 1447 H. Foto/Dipa


BATAM - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, melanjutkan rangkaian Safari Ramadan di Musala At-Taubah dan Masjid Nurul Falah Golden Park Nongsa, Rabu (4/3/2026).


Bukan hanya sekadar agenda seremonial, Amsakar mengatakan bahwa Safari Ramadan tahun ini sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat Kota Batam. Sehingga, aspirasi dari akar rumput dapat tersampaikan secara langsung dan perumusan kebijakan semakin tepat sasaran.


Amsakar pada kesempatan tersebut juga mengajak seluruh jemaah untuk tetap merawat nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Salah satunya dengan menghentikan pembahasan terhadap narasi-narasi yang kontraproduktif dan berpotensi menimbulkan perpecahan.


Ia menilai, stabilitas sosial dan kekompakan seluruh komponen daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan Batam sebagai kota bandar dunia madani.


“Ramadan adalah momentum untuk kita berbenah diri sekaligus mempererat tali silaturahmi. Kami ingin kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” pesannya.


Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, Amsakar juga menyalurkan bantuan operasional untuk Musala At-Taubah dan Masjid Nurul Falah.


Orang nomor satu di Kota Batam ini berharap, bantuan tersebut dapat mendukung aktivitas keagamaan dan mengoptimalkan peran rumah ibadah sebagai pusat pembinaan umat.


“Mari kita jaga kekompakan ini dan doakan agar setiap kebijakan yang kami ambil dapat berjalan optimal serta membawa kebaikan bagi Kota Batam tercinta,” tutup Amsakar. (dpn)




Editor: alfi

Rayakan Festival Cap Go Meh 2026, Wakil Kepala BP Li Claudia Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam

On 02.31

Kepala BP Batam sekaligus Wakil Walikota Li Claudia Chandra berbagi kebahagiaan bersama anak-anak merayakan festival Cap Go Meh 2026. Foto/Eggi


BATAM - Wakil Kepala BP Batam/Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra menghadiri puncak perayaan Festival Cap Go Meh 2026  di Maha Vihara Duta Maitreya.


Perayaan Cap Go Meh tahun ini disemarakan dengan tarian serta pentas budaya yang bertemakan alam semesta.


Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia Chandra mengapresiasi kemeriahan dan semangat yang ditunjukkan masyarakat. Untuk itu, semangat yang ditunjukkan dalam perayaan Cap Go Meh ini, diharapkan dapat ditularkan dalam menjaga kelestarian alam di Kota Batam.


“Mari kita semua bergandengan tangan menjaga Kota Batam yang kita cintai ini. Apa yang kita lakukan dan perjuangkan hari ini, untuk anak dan cucu kita kedepannya” ujar Li Claudia, Selasa (3/5/2026)


Li Claudia melanjutkan, jika kedepannya alam di Kota Batam dapat terjaga, tentunya akan memberikan multiplier effect kedepannya. Mulai dari peningkatan jumlah wisatawan yang masuk, peningkatan investasi hingga pertumbuhan ekonomi.


"Kalau kota ini nyaman, aman dan damai, maka investor akan senang untuk investasi di Batam. Jika banyak investasi, pertumbuhan ekonomi meningkat dan angka pengangguran juga berkurang,” tuturnya.


Li Claudia menambahkan, menjaga kelestarian lingkungan di Batam ini merupakan tantangan yang hingga saat ini terus diselesaikan oleh BP Batam maupun Pemko Batam. Mulai dari pengelolaan sampah, penanganan banjir hingga pelayanan air bersih.


Berbagai langkah penanganan sudah dilakukan hingga saat ini. Mulai dari gotong royong bersama jajaran Forkopimda, normalisasi drainase hingga penganggaran untuk pembangunan jaringan pipa air bersih.


“Kami bersama bapak Amsakar (Kepala BP Batam) terus berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh tantangan ini. Sehingga kedepannya, generasi penerus di Kota Batam sudah tidak lagi memikirkan tantangan yang sedang dihadapi sekarang ini,” tutup Li Claudia. (egi)



Editor: alfi

Diduga Akan Kerja Jadi Operator Judol di Kamboja, BP3MI Kepri Amankan Seorang Penumpang Ferry

On 16.38

Calon TKI Kamboja diamankan petugas BP3MI Kepri. Foto/istimewa


BATAM –  Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau menggagalkan keberangkatan seorang pekerja migran Indonesia nonprosedural yang diduga akan bekerja di sektor online scam Kamboja di Helpdesk Pelabuhan Internasional Batam Center, Sabtu (28/2/2026) lalu.


Kegiatan pencegahan dipimpin langsung oleh Kepala BP3MI Kepulauan Riau, Imam Riyadi bersama tim petugas.


Warga negara Indonesia (WNI) berinisial A.C.S. awalnya mengaku hendak berlibur ke Singapura. 


Namun, hasil pemeriksaan menemukan kejanggalan pada dokumen perjalanan dan riwayat keberangkatan sebelumnya ke Kamboja melalui Malaysia–Vietnam.


Dalam pendalaman, yang bersangkutan mengaku pernah bekerja sebagai operator judi online di Kamboja dengan tugas melakukan top up dan withdrawal dana. 


Petugas juga menemukan dua KTP resmi dengan tahun terbit berbeda serta dua KTP yang diduga palsu. 


Selain itu, warga WNI tersebut membawa ponsel baru dengan data kosong.


Atas temuan tersebut, BP3MI Kepulauan Riau berkoordinasi dengan Subdit 4 Polda Kepulauan Riau. 


WNI selanjutnya diserahkan untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.


BP3MI Kepulauan Riau menegaskan komitmennya memperketat pengawasan guna mencegah keberangkatan pekerja migran Indonesia nonprosedural dan praktik ilegal yang berpotensi merugikan warga negara Indonesia.


Kepala BP3MI Kepri, Imam Riyadi, menekankan proses penempatan pekerja migran Indonesia secara prosedural. 


Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi tindakan eksploitasi dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).


“Sebagai daerah perbatasan, wilayah Kepri rawan menjadi jalur lintas para Pekerja Migran Indonesia nonprosedural yang hendak berangkat ke Malaysia dan negara tujuan lainnya,” katanya dalam keterangan pers yang diterima SMSI Kepri, Rabu (4/3/2026).


Dengan demikian, diperlukan pengawasan dan monitoring secara ketat melalui pelabuhan-pelabuhan yang berindikasi menjadi tempat pemberangkatan pekerja migran Indonesia nonprosedural. (*)





Editor: alfi

Safari Ramadan di Pulau Karas, Amsakar Achmad Ajak Masyarakat Perkuat Energi Kolektif Bangun Batam

On 14.08

Kepala BP Batam Amsakar serahkan bantuan kepada DKM Masjid Al Hidayah Kampung Darat Galang. Foto/Dipa


BATAM – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al – Hidayah Kampung Darat Pulau Karas, Kecamatan Galang.


Selain berbuka puasa serta melaksanakan ibadah isya dan tarawih berjemaah, Amsakar juga menyerahkan bantuan sosial untuk Masjid Al – Hidayah.


Ia berharap, bantuan ini dapat mendukung kemakmuran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat Pulau Karas.


“Mari kita bertekad agar ibadah ramadan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi kemakmuran masjid,” ujar Amsakar, Senin (2/3/2026).


Pada kesempatan yang sama, Amsakar mengatakan bahwa rangkaian Safari Ramadan tahun ini menjadi momentum untuk terus membangun energi kolektif ke seluruh elemen masyarakat Batam.


Menurut orang nomor satu di Batam ini, kolaborasi yang baik antara pemerintah dan lapisan masyarakat adalah kunci keberhasilan daerah. Khususnya dalam menuntaskan berbagai persoalan menuju pembangunan Batam sebagai kota bandar dunia madani.


“Kami memohon doa kepada seluruh masyarakat Batam agar tetap sehat, istiqomah dalam menjalankan amanah, dan diberi kekuatan untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Dengan membangun energi kolektif, insyaallah Batam akan semakin maju dan sejahtera,” pesan Amsakar.(dpn)





Editor: alfi

Salam dari Mancis: Ramadhan Menghilangkan Perbedaan dan Merajut Kebersamaan

On 20.31

 

Acara bukber Blok Mancis 2026  ditutup dengan santunan anak yatim yang ada di Perum Taman Cipta Asri 3 Tembesi. Foto/Yogi

BATAM - Ratusan warga Perum Taman Cipta Asri 3 Blok Mango-Citrus (Mancis) Tembesi Sagulung Batam, menggelar Buka Puasa Bersama sekaligus santunan anak yatim piatu di Fasum Mancis, Minggu (1/3/2026).

Tahun ini panitia Buka Puasa Bersama mengusung tema "Ramadhan Menghilangkan Perbedaan dan Merajut Kebersamaan".

Ketua Panitia Rio Denny Fatresa, menyebut dibanding tahun lalu jumlah partisipasi warga dalam bukber meningkat signifikan, begitupun dengan jumlah anak yatim.

"Terimkasih saya sampaikan pada rekan panitia, karena sejak habis sahur tadi kita belum tidur demi amanah yang diberikan. Semoga Allah SWT balas kebaikan rekan rekan seperjuangan," tegas Rio yang merupakan bos bengkel Service Solution Abadi ini.

Ibu ibu Blok Mancis melayani tamu undangan menyantap buka puasa. Foto/Taher


Sementara itu Ketua RT 04 / RW 29 Tembesi, Ahmad Taher mengatakan, melalui tema yang diusung ia berharap hubungan persaudaraan antar warga di Blok Mancis dapat semakin harmonis. Serta mampu memupuk rasa kepedulian kepada sesama khusunya pada anak anak yatim.

"Terimakasih kami kepada semua warga dan tokoh masyarakat yang telah berdonasi. Semoga kebaikan bapak ibu semua mendapat ganjaran berlipat ganda dari Allah SWT," ujar Taher.

Wartawan senior di Kota Batam Kepulauan Riau tersebut juga menyampaikan apresiasi tinggi pada perangkatnya sekaligus panitia. Pasalnya sebelum dan setelah bulan Ramadhan 1447 H, telah berjibaku penuh mempersiapkan acara bukber ini. 

"Terimakasih kami sampaikan juga kepada ibu-ibu RT 04, sejak pagi tadi telah berpeluh keringat membantu menyiapkan hidangan berbuka puasa. Sehingga acara rutin tahunan ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar," pungkasnya.

Ketua RW 29 Hendri Kiyasman mengapresiasi langkah jajaran pengurus RT 04 baru. Dimana even tahunan tersebut tetap dilanjutkan pelaksanaannya yang dinilai memberi manfaat bagi warga yang membutuhkan.

Usai mendengar kultum dari Penceramah Ustadz Hasan Fikri, acara dilanjut dengan santap buka puasa, shalat maghrib berjamaah, ramah tamah dan ditutup santunan kepada anak yatim.

Hadir dalam acara tersebut, jajaran perangkat RW 29 Tembesi, Ketua RT 01 Joko Handoko, Ketua RT 02 Teguh Bahari, Ketua RT 03 Yendri Rasyid, Koordinator Blok Guava Kuswanto, Tokoh Masyarakat TCA 3 Dedi Irawan, Pakcik Yakup, Bendahara Komite SMAN 18 Batam Dadan.(thr)




Editor: Alfi

Genap Setahun Amsakar-Li Claudia, Pembangunan Batam Bergerak Cepat di Sektor Ekonomi hingga Sosial

On 21.35

Duet Amsakar - Li Claudia selama setahun dinilai sukses bangun Kota Batam. Foto/Rum


BATAM - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, genap satahun memimpin Kota Batam sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu. Setahun berselang, berbagai capaian diraih pasangan Amsakar-Li Claudia setelah memimpin Batam.


Amsakar menyampaikan sejumlah indikator makro pembangunan yang menunjukkan tren positif dan memperkuat posisi Batam sebagai motor pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau.

"Pada sektor ekonomi, pertumbuhan Batam pada Triwulan III 2025 tercatat 6,89 persen, melampaui rata-rata provinsi dan nasional," ujarnya saat menghadiri dialog interaktif satu tahun kepemimpinan Amsakar-Li Claudia di Kantor Wali Kota, Jumat (20/2/2026).

Kondisi ini mencerminkan stabilitas iklim investasi serta penguatan sektor industri, perdagangan, dan jasa. Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target, menegaskan Batam sebagai salah satu destinasi investasi unggulan nasional.

Pertumbuhan ekonomi tersebut berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan turun menjadi 3,81 persen pada 2025, terendah dalam lima tahun terakhir. Tingkat Pengangguran Terbuka juga menurun menjadi 7,57 persen. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 83,80, mencerminkan kemajuan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

“Alhamdulillah, dalam satu tahun ini kerja bersama mulai menunjukkan hasil nyata. Pertumbuhan ekonomi meningkat, investasi melampaui target, dan kesejahteraan masyarakat membaik. Ini merupakan kerja kolektif seluruh elemen masyarakat,” ujar Amsakar.

Di bidang kesehatan dan perlindungan sosial, Pemerintah Kota Batam menghadirkan program pengobatan gratis bagi warga ber-KTP Batam serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 24.348 pekerja rentan. Cakupan JKN-KIS telah mencapai 97,86 persen penduduk dan mengantarkan Batam meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Pratama.

Komitmen pada sektor pendidikan diwujudkan melalui pembagian 105.670 stel seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP, pembangunan 42 ruang kelas baru serta dua unit sekolah, dan pemberian beasiswa kepada 205 mahasiswa, terutama dari wilayah hinterland dan keluarga kurang mampu.

Untuk mendorong ekonomi kerakyatan, pemerintah meluncurkan program pinjaman modal tanpa bunga hingga Rp20 juta bagi 1.500 pelaku UMKM. Pelatihan tenaga kerja dan pengembangan industri kreatif juga terus diperluas dengan ribuan peserta setiap tahun guna meningkatkan daya saing sumber daya manusia lokal.

Sejumlah capaian tersebut turut mengantarkan Batam meraih berbagai penghargaan tingkat nasional dan provinsi, di antaranya Kota Layak Anak kategori Nindya, penghargaan Indeks Harmoni Indonesia, serta penghargaan Akselerasi Penanggulangan Kemiskinan.

Meski demikian, Amsakar mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus ditangani bersama, terutama pengelolaan sampah, penanganan banjir di titik rawan, serta optimalisasi pelayanan air bersih yang dikelola bersama BP Batam.

Berbagai langkah penanganan telah dilakukan, mulai dari optimalisasi distribusi air bersih dan penanganan 18 titik krisis air, pembangunan rumah pompa banjir, normalisasi drainase, hingga pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.

“Kami tidak menutup mata bahwa masih ada tantangan yang harus dibenahi. Persoalan sampah, banjir, dan air bersih menjadi prioritas yang kami selesaikan secara bertahap dan berkelanjutan,” kata Amsakar.

Sementara itu, Li Claudia menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan pembangunan yang inklusif dan merata.

“Semua membutuhkan proses, perencanaan matang, dan dukungan semua pihak. Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui dialog tersebut, pemerintah menegaskan komitmen untuk terus bekerja secara kolaboratif dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan, demi mewujudkan Batam yang semakin tertata, bersih, dan berkelanjutan.(ygs)





Editor: alfi

Wako Batam Amsakar Salat Tarawih Perdana di Masjid Agung Raja Hamidah

On 13.18

 

Walikota Batam Amsakar memberi ceramah pada jamaah isya dan tarawih perdana bulan Ramadhan 1447 H di Masjid Agung Engku Hamidah. Foto/Dheo

BATAM - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melaksanakan salat tarawih perdana Ramadan 1447 Hijriah bersama ribuan jamaah di Batam Centre, Rabu (18/2/2026) malam.

Momen awal Ramadan itu berlangsung khidmat dan hangat, sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat Batam.

Turut mendampingi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Dalam sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan. Ia juga menyinggung bahwa Ramadan tahun ini bertepatan dengan refleksi satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

“Dua hari lagi, tepatnya 20 Februari, genap satu tahun kepemimpinan kami. Tentu belum semua harapan masyarakat dapat kami penuhi. Namun ada tiga fokus utama yang terus kami percepat, yakni pelayanan air bersih, penanganan banjir, dan pengelolaan sampah,” ujarnya.

Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Kota Batam, serta BP Batam, Amsakar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan selama setahun terakhir.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Ramadan sebagai masa peralihan menuju suasana yang lebih baik dan penuh keberkahan. Menurutnya, menjaga kondusivitas kota merupakan tanggung jawab bersama.

“Mari manfaatkan Ramadan sebaik-baiknya, karena kita tidak tahu apakah akan dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan,” pesannya.

Amsakar mengimbau warga agar tidak memupuk prasangka maupun perpecahan, serta mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat bersama-sama menjaga ketenteraman kota.

Usai salat tarawih, suasana masjid berlangsung hangat dan penuh keakraban. Wali Kota tidak langsung meninggalkan lokasi, melainkan menyempatkan diri bersalaman dan berbincang dengan jamaah. Momen kebersamaan itu memperlihatkan kedekatan antara pemimpin dan masyarakat di awal bulan suci.

Sejumlah pelajar juga tampak meminta tanda tangan pada buku tugas mereka, sementara warga lainnya bergantian berfoto bersama.

“Marhaban ya Ramadan. Selamat datang bulan penuh ampunan. Semoga seluruh ibadah kita diterima oleh Allah SWT,” tutup Amsakar. (anu)





Editor: teguh

Jam Kerja ASN Selama Ramadan Disesuaikan, Amsakar Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Optimal

On 21.40

Amsakar Achmad, Walikota Batam saat memberi pidato pada para pegawai perihal layanan selama Ramadhan 1447 H. Foto/Ruma


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menetapkan penyesuaian jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk menjaga keseimbangan antara kelancaran pelayanan publik dan produktivitas pegawai selama menjalankan ibadah puasa.


Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pengaturan jam kerja tidak boleh mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat di Batam. Menurutnya, pelayanan publik harus tetap berjalan maksimal meskipun terdapat penyesuaian waktu kerja.

“Penyesuaian jam kerja ini dilakukan untuk mendukung kelancaran ibadah Ramadan, namun pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Kebijakan tersebut juga tertuang dalam surat edaran yang mengatur jam kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kota Batam selama Ramadan. Dalam ketentuan itu dijelaskan bahwa perangkat daerah yang menerapkan lima hari kerja memiliki jam kerja Senin hingga Kamis pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, dengan waktu istirahat pukul 12.00 hingga 12.30 WIB. Sementara pada hari Jumat, jam kerja berlangsung pukul 08.00 hingga 15.30 WIB dengan waktu istirahat pukul 11.30 hingga 12.30 WIB. 

Adapun perangkat daerah yang menerapkan enam hari kerja, jam kerja Senin hingga Kamis serta Sabtu berlangsung pukul 08.00 hingga 14.00 WIB dengan waktu istirahat pukul 12.00 hingga 12.30 WIB. Khusus hari Jumat, jam kerja juga pukul 08.00 hingga 14.00 WIB dengan waktu istirahat pukul 11.30 hingga 12.30 WIB. 

Dalam aturan tersebut juga ditegaskan bahwa jumlah jam kerja efektif selama Ramadan minimal 32 jam 30 menit per minggu di luar waktu istirahat. Penyesuaian jadwal diharapkan tidak menurunkan kinerja maupun capaian pegawai. 

Amsakar menambahkan, setiap perangkat daerah diminta memastikan disiplin pegawai tetap terjaga serta pelayanan langsung kepada masyarakat tidak terganggu selama Ramadan. Pengawasan pelaksanaan jam kerja juga menjadi tanggung jawab pimpinan unit kerja masing-masing.

“Disiplin tetap harus dijaga. Penyesuaian jam kerja bukan alasan menurunnya kualitas pelayanan,” tegasnya.

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat mendukung suasana kerja yang kondusif selama Ramadan, sekaligus memastikan seluruh layanan publik tetap berjalan optimal bagi masyarakat.(rud)




Editor: teguh

AHY Hadiri Perayaan Imlek 2577 di Batam, Wako Amsakar Tekankan Harmoni Keberagaman

On 22.45

Menteri AHY dan Mentrans ikut meriahkan imlek 2577 di Batam. Foto/Rum


BATAM - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 yang digelar di Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam.


Acara berlangsung meriah dan sarat nuansa kebersamaan dengan kehadiran sejumlah pejabat pusat dan daerah.

Tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin, serta Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Aneng, bersama tokoh masyarakat dan perwakilan komunitas Tionghoa.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas kehadiran para menteri dan tamu undangan. Ia menegaskan, perayaan Imlek di Batam bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi simbol kuat harmoni dalam keberagaman.

“Atas nama masyarakat Batam, khususnya masyarakat Tionghoa, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Menko dan Bapak Menteri Transmigrasi. Kehadiran Bapak menjadi kehormatan sekaligus penguat semangat kebersamaan kami,” ujarnya, Senin (16/2/2026) malam.

Menurut Amsakar, perayaan Imlek tahun ini terasa istimewa karena mencerminkan kehidupan sosial masyarakat yang harmonis di tengah keragaman. Ia menilai Batam sebagai wilayah multikultural dengan tingkat heterogenitas tinggi, namun tetap mampu menjaga persatuan.

“Batam adalah miniatur Indonesia. Walaupun masyarakatnya beragam, kehidupan sosial berjalan harmonis. Setiap perayaan keagamaan selalu disambut antusias oleh seluruh elemen masyarakat. Ini menunjukkan visi Batam sebagai Bandar Dunia Madani tidak hanya tertulis, tetapi telah terwujud dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat memandang Batam sebagai rumah bersama yang harus dijaga dan dirawat. Ia berharap Tahun Baru Imlek 2577 membawa keberkahan, kesehatan, serta mempererat persaudaraan lintas suku, etnis, dan agama.

Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono mengajak masyarakat terus memperkuat fondasi kebangsaan di tengah kemajemukan.

“Di momen yang berbahagia ini, mari kita kokohkan fondasi kebangsaan dan menjaga semangat kebinekaan. Kita boleh berbeda suku, agama, ras, dan etnis, tetapi tetap satu Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga. Menurutnya, tidak semua negara memiliki tingkat kerukunan dan toleransi seperti Indonesia, sehingga nilai tersebut perlu terus dirawat bersama.

Agus juga menegaskan komunitas Tionghoa memiliki kontribusi besar dalam pembangunan, termasuk di Batam yang sejak awal dirancang sebagai kawasan strategis ekonomi. Ia berharap kepemimpinan daerah mampu melanjutkan transformasi pembangunan kota.

“Semoga Batam terus berkembang sesuai desain awalnya sebagai gerbang ekonomi Asia Tenggara dan dunia,” katanya.

Perayaan Imlek 2577/2026 di Batam malam itu berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus mencerminkan kuatnya nilai toleransi yang hidup di tengah masyarakat. (ygs)





Editor: teguh

Tingkatkan Literasi Masyarakat Terkait Penyakit Jantung Bawaan, RSBP Lakukan Edukasi ke Pengunjung

On 13.53

Petugas medis RSBP Batam sosialisasi penanganan penyakit jantung secara terbuka kepada pengunjung. Foto/Tari


BATAM - Dalam rangka meningkatkan literasi kesehatan jantung, Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) menggelar edukasi terbuka mengenai Penyakit Jantung Bawaan (PJB), pada Kamis (12/2/2026).


Kegiatan ini ramai diikuti oleh pasien serta keluarga pasien di ruang tunggu Poliklinik Jantung RSBP Batam.


Ketua Tim Proctorship PJB RSBP Batam, dr. Priyandini Wulandari, Sp.JP(K), FIHA, FASCC, mengatakan bahwa edukasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai deteksi dini, pengobatan, dan peran keluarga dalam penanganan penyakit jantung bawaan.


“Selain itu, edukasi ini merupakan bagian penting dari keberhasilan pelayanan PJB di RSBP Batam, sekaligus membangun kewaspadaan serta kesadaran masyarakat untuk berkonsultasi,” jelasnya.


Kegiatan berlangsung interaktif disertai antusiasme para peserta saat sesi diskusi seputar proses tindakan hingga pola hidup pascapenanganan PJB.


Pada kesempatan yang berbeda, Ketua FErKI Batam, dr. Fandi Ahmad mengatakakan bahwa edukasi publik menjadi pelengkap penting dari upaya deteksi dini dan pelayanan medis.


Menurutnya, pemahaman yang baik di tingkat keluarga akan mempercepat proses penanganan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.


Senada dengan dr. Fandi, Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, SpJP, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari rangkaian layanan jantung RSBP Batam pada awal tahun 2026.


“Sesuai arahan pimpinan BP Batam, kami berkomitmen agar RSBP Batam tidak hanya fokus pada layanan kuratif, tetapi juga edukatif dan preventif,” ujarnya.


Ia juga mengatakan, bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan upaya RSBP Batam untuk mewujudkan nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat) dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien serta kebermanfaatan sosial bagi masyarakat. (tar)



Editor: teguh

Musim Kemarau, Wali Kota Batam Terbitkan Surat Edaran Antisipasi Kebakaran Hutan

On 15.12

Kadiskominfo Batam Rudi Panjaitan. Foto/Humas


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring masuknya musim kemarau di wilayah Batam.

Langkah antisipatif tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Batam Nomor 9 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyampaikan bahwa surat edaran tersebut merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, guna memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.

“Mengingat kondisi cuaca panas disertai angin kencang yang melanda Batam dalam beberapa waktu terakhir, potensi kebakaran hutan dan lahan cukup tinggi. Karena itu, kami meminta seluruh elemen masyarakat hingga perangkat daerah meningkatkan kewaspadaan,” ujar Rudi.

Dalam surat edaran tersebut, Pemko Batam menekankan sejumlah poin penting yang wajib dipatuhi oleh masyarakat dan instansi terkait. Di antaranya, larangan membakar sampah dalam bentuk apa pun di area terbuka serta larangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar karena api dapat merambat dengan cepat dan sulit dikendalikan. Masyarakat juga diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area kering dan bervegetasi rapat.

Selain itu, Camat, Lurah, hingga Ketua RT dan RW diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta berkoordinasi aktif dengan TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, dan Dinas Pemadam Kebakaran. Apabila menemukan titik api, masyarakat diminta segera melapor melalui layanan darurat bebas pulsa Batam Siaga 112 atau Contact Center Polri 110.

Rudi menambahkan, Pemko Batam juga telah memperkuat sinergi antara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam dengan Pemadam Kebakaran BP Batam serta relawan pemadam kebakaran.

“Kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap para Ketua RT dan RW dapat menyosialisasikan edaran ini kepada warga di lingkungannya masing-masing agar tidak terjadi aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran,” tegasnya.

Melalui langkah preventif tersebut, Pemko Batam berharap risiko kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat serta merusak ekosistem dapat diminimalkan.(rud)






Editor:  teguh

Peringati HPN 2026, SMSI Kabupaten Natuna dan Lintas Organisasi Gelar Baksos

On 14.25

Ketua SMSI Natuna serahkan sembako sempena HPN 2026. FotoSMSI


NATUNA - Dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Natuna bersama lintas organisasi pers, yakni PWI, PJN, dan IWO Indonesia, menggelar kegiatan bakti sosial di Kota Tua Penagi, Kecamatan Bunguran Timur.


Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyerahan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan serta bantuan satu tong cat untuk Masjid Al-Mukarromah di Kota Tua Penagi sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap lingkungan dan rumah ibadah.


Ketua SMSI Natuna, Doni Papilius, menyampaikan bahwa momentum HPN tidak hanya dimaknai sebagai peringatan bagi insan pers, tetapi juga sebagai ajang memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat.


“Di momen HPN tahun ini, SMSI Natuna berkolaborasi dengan lintas organisasi pers untuk melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian sembako serta bantuan cat untuk rumah ibadah. Ini adalah bentuk kepedulian dan pengabdian insan pers kepada masyarakat,” ujar Doni.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata serta mempererat hubungan antara insan pers dan masyarakat, khususnya di wilayah Kota Tua Penagi.


“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat, meringankan beban masyarakat, dan menjadi pengingat bahwa pers hadir tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga bagian dari masyarakat itu sendiri,” tambahnya.


Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi simbol sinergi dan soliditas antarorganisasi pers di Natuna dalam menyambut Hari Pers Nasional 2026, sekaligus menegaskan peran pers sebagai mitra sosial dalam pembangunan dan kemanusiaan.


Sementara itu, Sekda Natuna Boy Wijanarko yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan,  kegiatan sosial tersebut menjadi wujud nyata kepedulian insan pers terhadap masyarakat serta memperkuat kolaborasi positif antara media dan pemerintah daerah.


“HPN ini bukan hanya momen untuk merayakan profesi wartawan, tapi juga momentum untuk menunjukkan kepedulian kepada sesama. Kami pemerintah daerah sangat mengapresiasi peran media yang tidak hanya memberitakan, tapi juga berbuat langsung untuk masyarakat,” ujar Boy Wijanarko.


Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan HPN 2026 yang puncaknya akan berlangsung di Provinsi Banten pada 9 Februari mendatang. 


Gaung HPN tentunya tidak hanya terfokus di nasional saja namun tersebar diseluruh penjuru Indonesia. 


Di Natuna, insan pers berinisiatif menyemarakkan peringatan dengan aksi sosial di lingkungan Masjid Al-Mukaromah Penagi.


Sekda Boy berharap semangat kolaborasi antara pemerintah dan insan pers terus terjaga dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Sinergi antara media dan pemerintah sangat penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Pers juga berperan besar dalam menciptakan opini publik yang positif dan edukatif,” tambahnya.


Melalui kegiatan seperti ini, lanjut Boy, insan pers diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Natuna yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.


Kegiatan turut dihadiri Sekda Natuna Boy Wijanarko, Wakapolres Natuna Kompol Paten Tarigan, Wakil Ketua II DPRD Natuna Wan Aris Munandar, Kasi Intel Kajari Natuna Tulus Yunus serta rekan media di Natuna.





Editor: teguh

Tim Gabungan Ditpam BP Batam Dibantu TNI-Polri Tertibkan Tambang Pasir Ilegal di Hutan Bandara

On 15.05

Tim gabungan BP Batam dibantu TNI Polri tertibkan tambang pasir ilegal di kawasan hutan bandara. Foto/Agam


BATAM - Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset dan Kawasan BP Batam bersama TNI dan Polri melaksanakan penertiban tambang pasir ilegal di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Hang Nadim pada Rabu (4/2/2026). 


Sebanyak 200 personel gabungan dari Ditpam, Lanud Hang Nadim, Polsek Bandara, Kodim 0316 dan Pengelola Kawasan Bandara BP Batam mengikuti kegiatan penertiban. 


Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan, Mujiyono mengatakan Bandara Hang Nadim merupakan salah satu pintu gerbang datangnya investasi dan pariwisata di kota Batam.


Menurutnya, dengan adanya aktivitas ilegal di kawasan tersebut berpotensi menggangu layanan penerbangan dan telah merusak lingkungan. Untuk itu, pihaknya berupaya mengamankan dan menjaga KKOP Bandara melalui penertiban aktivitas ilegal dan sinergi lintas sektoral.


"Bandara merupakan obyek vital nasional yang harus diamankan dalam rangka menjaga dan meningkatkan investasi Kota Batam," katanya usai memimpin apel.


Lebih lanjut, ia berharap dan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas ilegal di kawasan bandara tersebut demi keselamatan penerbangan dan mendorong pertumbuhan investasi. 


"Dan yang paling penting adalah keberlanjutan dari kegiatan ini sehingga kegiatan itu (tambang pasir) tidak terjadi lagi," ujarnya.(gam)




Editor: teguh

Kepala BP Batam Dukung Program Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang dan Galang

On 17.19

Kepala BP sekaligus Wako Batam, Amsakar mensosialisasikan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Rempang Galang. Foto/Dipa


BATAM — Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menemui warga Rempang Galang untuk memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih, Selasa (27/1/2026).


Hadir bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pertemuan ini menjadi momentum untuk Amsakar dalam membangun pemahaman bersama tentang arah pembangunan pendidikan yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto.


Ia menjelaskan bahwa Sekolah Terintegrasi Merah Putih ini menghadirkan sekolah berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin/prasejahtera agar tetap bisa belajar dan membangun masa depan tanpa terbebani biaya.


Di samping itu, program ini juga bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul sejak dini, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.


“Sekolah rakyat ini hadir untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang,” ujar Amsakar.


Secara teknis, sekolah ini akan menerapkan konsep boarding school dengan fasilitas pendidikan unggulan dan asrama yang layak secara gratis.


Berdiri di atas lahan kurang lebih seluas 19 hektare, berbagai sarana pendukung seperti lapangan sepak bola, kolam renang berstandar olimpiade/internasional, klinik kesehatan, serta central kitchen juga akan tersedia di sana.


Melalui konsep tersebut, peserta didik akan mendapatkan pembinaan yang menyeluruh, mulai dari aspek akademik, karakter, hingga pengembangan potensi diri.


Di samping itu, Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih ini juga bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter, nilai-nilai kebangsaan, serta keterampilan teknologi.


“Program Presiden Prabowo ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan di Indonesia, khususnya di Batam. Oleh sebab itu, kami memerlukan dukungan dari seluruh warga dan para tokoh masyarakat. Mari kita bersama-sama menyiapkan generasi terdidik untuk Batam yang lebih baik,” jelas  Amsakar. (dpn)



Editor: teguh

Kasus Amdi Jukir Ocarina Dikeroyok, Kerabat Berkad Terus Awasi Proses Hukum

On 18.21

Korban pengeroyokan jukir Ocarina lapor Kerabat Berkad Kota Batam. Foto/Zabur


BATAM - Kepedulian dan solidaritas terhadap anggota kembali ditunjukkan oleh pengurus Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Kabupaten Karimun–Batam (KERABAT) bersama Barisan Keamanan Daerah (BARKAD). 


Kedua organisasi tersebut menyerahkan santunan kepada Amdi (40), juru parkir yang sempat viral usai menjadi korban pengeroyokan di kawasan Ocarina, Bengkong, Kota Batam.


Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis di sela-sela Rapat Kerja (Raker) Pengurus KERABAT–BARKAD, yang berlangsung di ruang VIP Rumah Makan Tigo Sambilan, Bengkong, Minggu (25/8/2026).


Santunan diserahkan langsung oleh Ketua Harian KERABAT Amuri, SE, MH bersama Ketua BARKAD Satria, kepada Amdi yang diketahui merupakan anggota aktif KERABAT dan BARKAD.


Ketua Harian KERABAT Amuri, SE, MH menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan tanggung jawab moral organisasi terhadap anggota yang mengalami musibah.


“KERABAT adalah rumah besar bagi anggotanya. Ketika ada anggota yang tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir dan memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil,” ujar Amuri.


Menurutnya, KERABAT - BARKAD telah meminta Zabur Anjasfianto dan Hari Bambang Wahyudi untuk mendampingi Amdi dalam proses hukum.


"Kita akan ajukan kedua nama tersebut ke LAM Batam untuk menjadi pendamping hukum Amdi juru parkir korban pengeroyokan. Biar satu tim hukum untuk mendampingi korban dan mengawal kasus tersebut," katanya.


Senada dengan itu, Ketua BARKAD Satria menegaskan bahwa pihaknya mengecam segala bentuk kekerasan terhadap warga, terlebih terhadap petugas yang menjalankan tugas resmi.


“Kami berharap kasus ini ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum. Ke depan, harus ada jaminan keamanan bagi juru parkir yang bekerja berdasarkan surat tugas resmi,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua Umum KERABAT–BARKAD, Muhammad Fadhli, SE, MM, menyatakan bahwa peristiwa yang dialami Amdi menjadi perhatian serius organisasi. 


Ia menegaskan komitmen KERABAT–BARKAD untuk mengawal anggotanya dan mendorong penegakan hukum yang adil.


“Apa yang dialami saudara Amdi tidak boleh terulang. KERABAT–BARKAD akan berdiri bersama anggota dan mendukung penuh proses hukum agar ada kepastian dan rasa keadilan. Organisasi tidak boleh diam ketika anggotanya menjadi korban kekerasan,” ujar Fadhli.


Fadhli juga meminta kepada instansi terkait, khususnya Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian, agar memberikan perlindungan maksimal bagi petugas parkir yang menjalankan tugas resmi di lapangan.


Dalam kesempatan tersebut, Amdi mengungkapkan kronologi kejadian yang menimpanya. 


Ia mengaku baru tiga hari bertugas sebagai juru parkir di kawasan Ocarina, Bengkong, setelah sebelumnya bertugas di kawasan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Botania 1, Batam Center.


Pemindahan tugas tersebut dilakukan berdasarkan surat tugas resmi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, menyusul perpindahan kantor BRI dari lokasi lama.


“Saya baru tiga hari bertugas. Saat mengatur parkir, tiba-tiba ada beberapa orang yang memprotes dan melarang saya menarik retribusi,” kata Amdi.


Menurutnya, meski telah menunjukkan surat tugas dari Dishub Batam, sekelompok orang tersebut justru marah dan melakukan pemukulan secara bersama-sama.


“Saya dipukul dan dikeroyok ramai-ramai. Dalam video yang beredar hanya terlihat dua orang, padahal yang memukul saya lebih dari itu,” ungkapnya.


Amdi menambahkan, adik laki-lakinya yang datang untuk melerai juga ikut menjadi korban pemukulan. 


Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Bengkong dengan pendampingan koordinator lapangan juru parkir.


“Saya sudah membuat laporan dan saya juga menerima SP2HP dari penyidik,” ujarnya.


Akibat kejadian itu, Amdi mengaku belum kembali bekerja dan masih mengalami trauma. 


Ia berharap adanya jaminan keamanan dari Dishub Kota Batam dan pihak kepolisian agar dapat kembali menjalankan tugasnya tanpa rasa takut.(*)




Editor: teguh

BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih

On 22.26

Amsakar temui massa demo tuntut air bersih di Tanjungsengkuang. Foto/Tari


BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dan jajaran menemui langsung masyarakat Kelurahan Tanjung Sengkuang yang melakukan aksi penyampaian aspirasi, Kamis (22/1/2025).


Kehadiran Amsakar dan jajaran BP Batam bertujuan untuk mendengarkan secara langsung tuntutan masyarakat sekaligus memberikan penjelasan terbuka terkait upaya penyelesaian persoalan distribusi air bersih di Kota Batam.


Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan tuntutan utama, yakni percepatan aliran air bersih ke seluruh wilayah Batam, serta distribusi air yang adil. 


Menanggapi hal itu, Amsakar menyampaikan penjelasan secara lugas di hadapan massa. Ia menegaskan bahwa BP Batam tidak pernah membedakan pelayanan air bersih kepada masyarakat.


“Azaznya berkeadilan. Tidak ada perbedaan pelayanan air bersih,” tegas Amsakar.


Namun demikian, Amsakar mengakui masih terdapat beberapa wilayah yang masuk kategori stress area dalam distribusi air bersih, termasuk Kelurahan Tanjung Sengkuang. 


Menurutnya, kondisi tersebut terus menjadi perhatian utama BP Batam.


“Area-area tersebut setiap hari kami tangani dengan langkah-langkah cepat. Distribusi terus kami upayakan sebagai bentuk komitmen kami kepada masyarakat,” ujarnya.


Sebagai langkah darurat, BP Batam telah mengerahkan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. 


Distribusi air melalui tangki akan terus dilakukan hingga pasokan air bersih kembali normal.


“Kami akan terus dorong distribusi tangki air langsung ke rumah-rumah warga apabila terjadi kekurangan,” kata Amsakar.


Ia menegaskan, BP Batam tidak pernah menunda penyelesaian persoalan air bersih. 


Amsakar memastikan seluruh jajaran pimpinan terus bekerja untuk menuntaskan permasalahan tersebut.


“Yang terpenting bagi saya dan jajaran adalah memperjuangkan amanah masyarakat. Itu yang kami lakukan setiap hari,” pungkas Amsakar.


Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap kooperatif dan mendukung langkah-langkah pemerintah agar persoalan distribusi air bersih di Batam dapat segera diselesaikan secara berkelanjutan.


“Kami butuh dukungan semua pihak agar solusi yang sedang dan akan dijalankan dapat berjalan optimal,” ujarnya.(tar)





Editor: teguh

Peduli Kesehatan dan Gizi, Majelis Taklim As Syifa Membagikan Susu Gratis di 3 Kecamatan

On 13.22

 

Baksos bagi susu gratis oleh majelis sholawat As Syifa. Foto/Waldi

BATAM - Tiga Kecamatan Majelis Sholawat As Syifa yakni  Sekupang, Bengkong dan Batam Kota menggelar sholawatan sekaligus membagikan susu gratis.

Kegiatan ini berlangsung di lima panti asuhan Nur Rizkillah, As Salam, Anak Cemerlang, Al Aqsha dan Ridho Illahi. Pembagian susu gratis bagi panti asuhan ini salah satu program terkait peningkatan kesehatan. 

Majelis Taklim  As Syifa Kota Batam guna mendukung program nasional dan daerah, perlu kiranya meningkatkan dan menumbuh kembangkan kepedulian terhadap kesehatan bagi anak-anak yang berada di panti asuhan. Program pembagian susu gratis menjadi prioritas utama bagi Majlis Taklim As Asyifa.  Aksi nyata ini dilaksanakan di masing-masing tiga Kecamatan di Kota Batam. Minggu (19/1/2026).

Aniek Widi, Ketua Asyifa Kota Batam menyampaikan, program pembagian susu gratis bagi penghuni panti asuhan di Kota Batam menjadi program prioritas masjid Taklim As Syifa. Selain, kegiatan pembagian susu gratis di panti asuhan Asyifa juga menggelar Sholawatan bersama pengurus Majelis Taklim dan pengelola serta penghuni panti asuhan.

Aniek Widi juga menambahkan, kegiatan pembagian susu gratis bagi panti asuhan di Kota Batam sudah berjalan sekitar satu tahun lebih. Tahun 2026 ini karena baru memasuki awal tahun kegiatan ini digabungkan dengan majelis taklim As Syifa yang berada di Kecamatan di Kota Batam. Selain itu juga kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi pengurus Majlis taklim As Syifa bersama panti asuhan, karena baru memasuki awal tahun 2026," Terang Aniek.

Harapannya, kegiatan serupa dapat dilakukan oleh lembaga maupun organisasi non pemerintah guna mendukung meningkatan gizi bagi generasi muda terkhusus di panti asuhan di Kota Batam. Kegiatan As Syifa dapat terwujud berkat dukungan dari pengurus dan donatur yang selalu menyisihkan sebagian rezkinya untuk dapat digunakan dan diberikan kepada yang berhak menerimanya. dalam hal ini As Syifa melakukan kegiatan pembagian susu gratis di Panti Asuhan yang berada di Kota Batam.

Aksi Peduli pembagian susu gratis saat ini diharapkan  dapat dilanjutkan pada moment lainya dan akan melibatkan pihak-pihak yang memiliki kepedulian baik kesehatan, sosial, budaya, agama dan lainya, tegas Aniek. (r/09)




Editor: teguh