EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman

On 14.05

Perbaikan jalan depan waduk Seiladi terus digesa BP Batam


BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan bahwa perbaikan Jalan Gajah Mada pada ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota merupakan komitmen menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman dan andal bagi masyarakat.


Perbaikan tersebut dilaksanakan sebagai solusi atas kerusakan jalan yang tengah dikeluhkan para pengguna jalan. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dalam kondisi cuaca normal.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, mengatakan perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar memberikan manfaat jangka panjang.

“Tujuan utama pekerjaan ini adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Kami memahami proses pelaksanaannya menimbulkan ketidaknyamanan sementara, namun perbaikan ini diperlukan agar masyarakat memperoleh infrastruktur jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih berkualitas,” ujarnya, Selasa (28/7).

Ia menjelaskan, sebelum pekerjaan dimulai, BP Batam telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas serta melaksanakan pemberitahuan melalui media sosial dan mitra media BP Batam kepada masyarakat guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas pengguna jalan.

“Kami berterima kasih atas pengertian dari masyarakat. Dukungan dari seluruh pihak sangat kami harapkan agar proses rekonstruksi dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi standar mutu maupun aspek keselamatan,” katanya.

Lebih lanjut ditekankan, bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan proyek terus ditingkatkan agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan memenuhi standar keselamatan.

Terkait laporan insiden kecelakaan yang terjadi di sekitar lokasi proyek pada Senin (27/7), BP Batam menyampaikan rasa prihatin dan simpati kepada korban beserta keluarga.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan mendoakan agar korban segera pulih. Peristiwa ini menjadi catatan bagi kami untuk terus memperkuat aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur,” ucapnya.

BP Batam juga telah memberikan bantuan biaya pengobatan kepada korban dan melakukan kunjungan kepada korban beserta keluarga untuk menyampaikan dukungan secara langsung.

BP Batam mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses rekonstruksi berlangsung demi keselamatan bersama. (AP)

Jelang Agustusan 2026, Pemko Batam Gelar Pawai Pembangunan Daerah

On 19.26

Rute pawai pembangunan yang digelar Pemko Batam


BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pawai Pembangunan Kota Batam yang akan digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Batam.

Wali Kota Amsakar mengatakan, pawai pembangunan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana memperkuat semangat nasionalisme, kebersamaan, serta menampilkan capaian pembangunan dan kreativitas berbagai elemen masyarakat.

“Momentum ini menjadi ajang untuk memperkuat rasa cinta tanah air sekaligus menunjukkan semangat gotong royong dan kemajuan Batam. Kami mengajak seluruh masyarakat, instansi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan berbagai komunitas untuk bersama-sama menyukseskan pawai pembangunan ini,” ujar Amsakar, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan, pawai akan terdiri atas pawai budaya dan pawai kendaraan hias. Pemerintah Kota Batam juga mengundang Forkopimda, perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN/BUMD, kawasan industri, perusahaan, sekolah, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum untuk ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Selain menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat kolaborasi seluruh komponen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Batam yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing. Ketentuan pelaksanaan, jadwal, serta mekanisme pendaftaran telah diatur melalui Surat Edaran Wali Kota Batam tentang penyelenggaraan Pawai Pembangunan HUT ke-81 RI dan HUT ke-81 Kota Batam Tahun 2026.(rud)

Batam Tuan Rumah Rakorwil ADKASI 2026, Siap Tunjukkan Sebagi Kota Destinasi MICE

On 18.18

Sekda Batam Firmansyah optimis siap layani peserta ADKASI


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyambut baik terpilihnya Kota Batam sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Sumatera Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Tahun 2026. Kegiatan berskala regional tersebut resmi dibuka di Hotel Pacific Palace, Jodoh, Kecamatan Batuampar, Sabtu (27/6/2026).


Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada Batam menjadi kehormatan sekaligus bukti semakin kuatnya posisi kota ini sebagai pusat penyelenggaraan berbagai agenda nasional maupun internasional.


“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami menyambut baik kehadiran seluruh peserta Rakorwil Sumatera ADKASI. Penunjukan Batam sebagai tuan rumah sejalan dengan visi pembangunan yang diusung Wali Kota Batam, yakni menjadikan Batam sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition),” ujar Firmansyah.


Menurutnya, Batam memiliki infrastruktur yang memadai untuk mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Mulai dari kemudahan akses transportasi, ketersediaan hotel, hingga fasilitas pertemuan yang representatif, seluruhnya menjadi modal penting dalam mendukung suksesnya agenda pemerintahan, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Pembukaan Rakorwil Sumatera ADKASI 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat nasional dan daerah, di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati, Ketua Umum ADKASI Siswanto, Direktur Dana Transfer Khusus Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Purwanto, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Horas Maurits Panjaitan.


Sementara itu, Ketua ADKASI Wilayah Sumatera, Anto, mengatakan Rakorwil tahun ini mengangkat tema “Momentum Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Otonomi Daerah Asimetris, dan Penguatan Kelembagaan DPRD dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.”


Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan dinamika penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia yang memiliki karakteristik wilayah, budaya, dan kondisi geografis yang beragam.


“Indonesia memiliki karakteristik wilayah, budaya, dan geografis yang sangat beragam sehingga pendekatan otonomi daerah tidak dapat diseragamkan. Konsep otonomi daerah asimetris menjadi penting untuk mengakomodasi kebutuhan khusus setiap daerah dengan tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Anto.


Ia juga menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan DPRD agar semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan regulasi, serta didukung sumber daya manusia yang kompeten sebagai mitra strategis pemerintah daerah.


Anto menjelaskan, meski belum seluruh DPRD kabupaten dari 10 provinsi di Sumatera dapat menghadiri Rakorwil tahun ini, forum tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antardaerah melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.


Menutup sambutannya, Anto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam dan seluruh panitia atas dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam beserta seluruh panitia yang telah memberikan dukungan penuh sehingga Rakorwil Sumatera ADKASI 2026 dapat terlaksana dengan baik. Semoga forum ini menghasilkan rekomendasi strategis yang memberikan manfaat bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (mhi)

Pemko Batam Ajak Masyarakat Bijak dan Objektif Dukung Program Pemerintah

On 18.03

Rudi Pandjaitan, Kadis Kominfo Kota Batam


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajak masyarakat untuk menyikapi secara bijak berbagai informasi yang berkembang terkait kegiatan pawai yang dikaitkan dengan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, Pemerintah Kota Batam terus mencermati informasi yang beredar di tengah masyarakat, termasuk di media sosial, agar seluruh persoalan dapat dipahami secara utuh dan proporsional.


Menurut Rudi, dalam setiap dinamika kebijakan publik, perbedaan pandangan merupakan hal yang lumrah dan diperbolehkan dalam demokrasi kita saat ini. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menyikapi berbagai informasi secara arif dan tidak terburu-buru dalam membangun persepsi yang berpotensi merugikan kita sendiri.


“Perbedaan pendapat terhadap suatu kebijakan adalah sesuatu hal yang biasa dalam kehidupan demokrasi. Ada yang mendukung, ada pula yang memiliki pandangan berbeda. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh pihak dapat menyampaikan pendapat secara santun dan berdasarkan informasi yang benar,” katanya.


Ia menambahkan, Pemerintah Kota Batam senantiasa terbuka terhadap berbagai masukan dan aspirasi masyarakat sebagai bagian dari proses pembangunan daerah.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif, serta mengedepankan klarifikasi dan verifikasi terhadap setiap informasi yang beredar, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tambahnya.


Rudi juga berharap berbagai dinamika yang berkembang dapat menjadi ruang dialog yang konstruktif demi mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat yang semakin baik. (rka)

Walikota Batam Amsakar Jenguk dan Beri Santunan Bocah Korban Kekerasan, Jamin Kelanjutan Pendidikan

On 12.24

Amsakar jenguk bocah korban kekerasan yang dirawat di RSUD Embung Fatimah


BATAM - Langkah Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, terhenti sejenak ketika memasuki ruang perawatan anak di RSUD Embung Fatimah, Batuaji. Di hadapannya, seorang bocah berusia sembilan tahun duduk di atas tempat tidur rumah sakit dengan pita merah muda menghiasi kepalanya. Senyum kecil yang berusaha ia tunjukkan tidak mampu menyembunyikan luka yang masih membekas di wajah dan tubuhnya.


Amsakar mendekat, mengusap lembut kepala anak yang berinisial RAL itu sambil menyampaikan kata-kata penyemangat. Suasana ruangan mendadak hening. Sejumlah tenaga kesehatan, keluarga, dan pejabat yang mendampingi hanya bisa menyaksikan momen penuh haru tersebut. Mata Amsakar tampak berkaca-kaca melihat kondisi korban yang diduga mengalami penganiayaan berat oleh ibu tirinya.

“Kami sangat menyayangkan dan mengutuk keras perbuatan yang dilakukan terhadap anak ini. Tindakan tersebut sudah di luar batas kemanusiaan dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun,” ujar Amsakar dengan suara bergetar.

Di sela kunjungan itu, ia memberikan motivasi, bingkisan, serta santunan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral kepada RAL. Namun, perhatian yang diberikan tidak berhenti pada bantuan sesaat.

Amsakar menegaskan Pemerintah Kota Batam akan mengambil peran untuk memastikan masa depan korban tetap terjaga, termasuk keberlanjutan pendidikannya.

“Pemko Batam memastikan masa depan anak ini tidak boleh terputus. Kami akan menjamin kelanjutan pendidikannya hingga tuntas sehingga ia tetap memiliki kesempatan meraih cita-citanya,” tegasnya.

Usai menjenguk RAL, Amsakar melanjutkan kunjungan ke bangsal perawatan lain untuk menemui para jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tembesi Indah yang menjadi korban kecelakaan di kawasan Pantai Melur beberapa waktu lalu.

Di setiap tempat tidur yang disinggahinya, Amsakar menyapa satu per satu korban dan keluarga yang mendampingi. Ia mendengarkan cerita mereka, memberikan semangat, serta memastikan penanganan medis berjalan dengan baik.

“Musibah memang tidak pernah kita ketahui kapan datangnya. Yang terpenting sekarang adalah tetap semangat menjalani proses penyembuhan, ikhlas menerima cobaan ini, dan percaya selalu ada hikmah di balik setiap peristiwa. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan penanganan seluruh korban,” katanya.

Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Pemerintah Kota Batam di tengah masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, pemerintah berkomitmen memberikan perlindungan, pendampingan, serta memastikan setiap warga yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan pelayanan secara maksimal.

Di ruang perawatan itu, perhatian sederhana berupa sapaan hangat, sentuhan di kepala seorang anak, dan kalimat penuh harapan menjadi penguat bahwa di balik luka dan musibah, masih ada tangan yang siap merangkul dan memastikan mereka tidak menghadapi semuanya sendirian. (anr)

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemko Batam Gelar Goro Massal Bersihkan Sampah

On 00.55

Walikota dan Wakil Walikota Batam ikut goro massal sempena Hari Lingkungan Hidup Dunia 2026.


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar aksi gotong royong massal dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kota Batam Tahun 2026. Kegiatan dipusatkan di SMK Negeri 11 Batam, Jalan Dapur 12, Kaveling Bukit Melati, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini dibuka langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mewujudkan Batam sebagai kota yang maju, modern, dan tetap berkelanjutan dengan lingkungan yang bersih dan lestari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur pimpinan Kecamatan Sagulung, perwakilan perusahaan, masyarakat sekitar, serta ratusan pelajar SMK Negeri 11 Batam.

Mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, Pemko Batam menyusun rangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak langsung terhadap lingkungan.

Amsakar memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah merancang rangkaian kegiatan secara komprehensif dan menyentuh langsung berbagai aspek pelestarian lingkungan. Ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian alam bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat.

“Menjaga lingkungan ini bukan hanya tugas Wali Kota, Wakil Wali Kota, Pemko Batam, atau BP Batam. Bukan pula hanya tugas sekolah maupun perusahaan. Menjaga lingkungan adalah tugas kolektif kita semua,” ujar Amsakar.

Menurutnya, peringatan Hari Lingkungan Hidup harus menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama agar kepedulian terhadap lingkungan terus diwujudkan melalui tindakan nyata dan berkelanjutan.

Amsakar mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai acara seremonial semata. “Jangan sampai setelah kegiatan ini selesai, semangat menjaga lingkungan ikut berhenti. Yang kita harapkan adalah munculnya gerakan berkelanjutan yang tumbuh dari kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan di sekitarnya,” katanya.

Pada kesempatan itu, Amsakar juga menyoroti dampak perubahan iklim yang mulai dirasakan secara nyata, termasuk di Kota Batam. Perubahan kondisi garis pantai, karakteristik lahan, hingga pola curah hujan yang semakin sulit diprediksi menjadi tantangan yang harus diantisipasi bersama.

Karena itu, ia menilai keterlibatan dunia usaha melalui program PROPER, serta peran aktif RT, RW, dan lurah dalam menggerakkan budaya gotong royong di lingkungan masing-masing menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas lingkungan hidup.
Amsakar juga mengapresiasi masyarakat Batam yang dinilainya tidak hanya kritis terhadap isu lingkungan, tetapi juga menunjukkan kepedulian melalui berbagai aksi nyata di lapangan.
“Semangat kolaborasi inilah yang harus terus kita jaga agar Batam tetap menjadi kota yang nyaman, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi yang akan datang,” tutupnya.

Adapun, Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 terdiri atas tiga agenda utama. Agenda pertama berupa uji emisi kendaraan yang telah dilaksanakan pada 9 hingga 11 Juni 2026 di Mall Top 100 Tembesi, Ruko Cipta Grand City, dan kawasan Temenggung Abdul Jamal. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 1.645 kendaraan. Hasilnya menunjukkan mayoritas kendaraan yang diperiksa memenuhi standar emisi dan dinyatakan ramah lingkungan.(anr)

Berantas Pelaku Rayap Besi, BP Batam Gandeng Polda Kepri dan Polresta Barelang

On 06.48

Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin, Kapolresta Barelang Kombes Anggoro Wicaksono bersama Kepala BP Batam Amsakar dan Wakilnya Li Claudia.


BATAM - Guna menutup ruang peredaran barang hasil kejahatan, BP Batam bersama Polda Kepri dan pelaku usaha besi tua (scrap) menandatangani Pakta Integritas Pencegahan Penadahan dan Perdagangan Barang Hasil Tindak Pidana di Aula Polresta Barelang.


Pakta integritas ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk memutus mata rantai pencurian dan vandalisme yang merugikan masyarakat, mengganggu keamanan lingkungan, serta mengancam keberlangsungan aset dan fasilitas publik.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa perlindungan fasilitas umum membutuhkan energi kolektif seluruh pihak. Menurutnya, vandalisme tidak hanya merusak aset publik, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan, mengganggu aktivitas masyarakat, membebani biaya perbaikan, serta berdampak pada iklim investasi dan citra Kota Batam.

“Kami minta komitmen dari pelaku usaha besi tua agar bersama-sama mengawal supaya vandalisme tidak terulang. Jika kita sehati menjaga Batam, kota ini akan semakin maju, bukan hanya untuk kita tetapi juga untuk generasi mendatang,” ujar Amsakar.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha scrap yang memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berintegritas.

“Pelaku usaha memiliki peran penting dengan tidak menerima maupun memperjualbelikan barang yang diduga berasal dari tindak pidana. Mari kita jaga sama-sama Kota Batam yang kita cintai ini Pak.” tegas Li Claudia kepada para pelaku usaha besi tua.

Melalui pakta integritas tersebut, pelaku usaha menyatakan komitmen untuk tidak membeli, menerima, menyimpan, mengolah, maupun memperdagangkan barang yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana. Mereka juga mendukung pengawasan, penertiban, dan penegakan hukum serta siap menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku apabila terbukti melanggar.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menegaskan bahwa keberhasilan penegakan hukum tidak cukup hanya dengan menangkap pelaku pencurian, tetapi juga harus menutup ruang bagi praktik penadahan yang menjadi tujuan akhir kejahatan tersebut.

“Kami mengajak seluruh pelaku usaha scrap untuk berhati-hati dan melakukan identifikasi penjual, termasuk memeriksa identitas serta asal-usul barang yang diterima, agar tidak terjerumus menerima barang hasil tindak pidana,” kata Asep.

Ia juga menyoroti maraknya vandalisme terhadap objek vital dan fasilitas umum, mulai dari kabel lampu lalu lintas, kabel telekomunikasi, kabel perusahaan hingga kasus terbaru pencurian besi pada underpass Pelita.

“Kejadian ini sudah sangat mengkhawatirkan dan harus menjadi perhatian bersama. Seluruh pelaku akan diusut tuntas tanpa toleransi,” tegasnya.

Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono menambahkan bahwa sepanjang tahun 2026 telah ditangani 10 perkara terkait pencurian fasilitas umum dengan 18 tersangka dan 3 penadah berhasil diamankan.

Termasuk pelaku rayap besi yang beraksi di underpass pelita beberapa waktu lalu telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Pelaku pencurian dapat dijerat Pasal 477 KUHP Baru (UU Nomor 1 Tahun 2023) dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun dan denda maksimal Rp500 juta. Sementara penadah dapat dikenakan Pasal 591 KUHP Baru dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun dan denda maksimal Rp500 juta.

“Dengan komitmen bersama ini, ruang gerak pelaku kejahatan akan semakin sempit karena tidak adanya pasar bagi barang hasil tindak pidana. Sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, dan dunia usaha menjadi kunci menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

BP Batam mengapresiasi semua pihak atas dukungan laporan masyarakat serta kecepatan responsif dari pihak Kepolisian.
Amsakar dan Li Claudia berharap kolaborasi ini dapat memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga aset negara, fasilitas umum, dan objek vital lainnya sekaligus menciptakan iklim investasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Batam. (NA)

Sekda Batam Buka Pelatihan Desain Kemasan, Dorong IKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

On 22.45

Sekdako Batam Firmansyah


BATAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, membuka Pelatihan Desain Kemasan bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kota Batam, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam meningkatkan daya saing produk lokal melalui penguatan kualitas kemasan dan strategi branding yang lebih efektif.

Firmansyah menegaskan bahwa kemasan memiliki peran penting dalam menentukan daya tarik sebuah produk di mata konsumen. Menurutnya, konsumen saat ini tidak hanya membeli produk, tetapi juga membeli kualitas, kepercayaan, pengalaman, dan cerita yang melekat pada produk tersebut.

“Kemasan yang baik dapat meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat identitas usaha, memperluas akses pasar, bahkan membuka peluang untuk menembus pasar nasional maupun global,” ujar Firmansyah.

Ia mengajak para pelaku IKM di Kota Batam untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital, serta membangun branding yang kuat agar mampu bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif.

“Kreativitas harus menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin dinamis,” katanya.

Firmansyah juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendukung pengembangan IKM melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, fasilitasi promosi, kemudahan perizinan, hingga perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

“Pemerintah Kota Batam akan terus hadir mendampingi pelaku usaha agar IKM dapat tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau yang telah memberikan dukungan melalui sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Ia juga menyambut baik sinergi dengan Bank Sumut melalui sosialisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gufron, melaporkan bahwa pelatihan tersebut diikuti oleh 200 pelaku IKM dan dilaksanakan selama satu hari.

Kegiatan ini mengusung tema “Upgrade Kemasan, Upgrade Penjualan: Bangun Branding Produk IKM Batam yang Lebih Kompetitif”.

Menurut Gufron, pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Thomas Anton Christian Tarigan dari Bank Sumut Cabang Batam, serta Bagustian Iskandar dan Meyani Kristina Ningrum yang membawakan materi terkait desain kemasan produk.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku IKM dapat meningkatkan kemampuan dalam merancang kemasan yang menarik, memiliki identitas yang kuat, serta mampu meningkatkan nilai jual produk di pasar yang semakin kompetitif. (muh)

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Amsakar Getarkan Hati Jemaah Lewat Puisi “Jabal Uhud”

On 01.00

Warga Batam antusias menyalami Walikota Amsakar Achmad


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar Tablig Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Agung Raja Hamidah, Batamcentre, Senin (15/6/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri ribuan jemaah.


Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir langsung bersama masyarakat untuk menyambut datangnya tahun baru Hijriah. Kegiatan semakin semarak dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Abdil Muhadir serta penampilan artis religi nasional Veve Zulfikar Asy-Syaibani.


Dalam sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana introspeksi dan evaluasi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.


“Apa yang kemarin kita lakukan hendaknya dapat kita tingkatkan pada masa yang akan datang. Dan apa yang menjadi kelemahan, hendaknya dapat kita perbaiki,” ujar Amsakar.


Ia menegaskan semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan waktu dalam kalender Islam, tetapi juga sebagai dorongan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.


Secara khusus, Amsakar mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemko Batam dan BP Batam menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Selain itu, ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk terus mempererat silaturahmi serta menjaga keharmonisan sosial demi menciptakan suasana Kota Batam yang aman dan kondusif.


Menurutnya, masyarakat perlu meninggalkan narasi yang kontraproduktif dan lebih mengedepankan informasi serta gagasan yang mampu mendorong kemajuan daerah.


“Pada 1 Muharram 1448 Hijriah ini, saya berharap kita semua dapat menjadikannya sebagai momentum untuk melakukan perbaikan dalam berbagai aspek kehidupan,” katanya.


Suasana tablig akbar semakin menyentuh ketika Amsakar membacakan puisi berjudul “Jabal Uhud”, karya yang ditulisnya setelah menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu.


Sebelum membacakan puisi tersebut, Amsakar mengajak seluruh jemaah melantunkan Salawat Busyra bersama-sama. Ia mengungkapkan bahwa puisi itu lahir dari perenungan mendalam saat berada di Tanah Suci.


Melalui puisi “Jabal Uhud”, Amsakar menggambarkan heroisme para sahabat Nabi Muhammad SAW dalam Perang Uhud serta pentingnya keteguhan iman, kepatuhan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, serta semangat pengorbanan dalam menegakkan kebenaran.


Dengan penuh penghayatan, ia membawakan setiap bait puisi yang mengisahkan perjuangan para sahabat, termasuk Hamzah bin Abdul Muthalib dan Talhah bin Ubaidillah, dalam melindungi Rasulullah SAW.


“Mataku berkaca, menangkap sejuta makna. Ternyata mampuku tak seujung kuku pun dari ikhtiarmu,” ucap Amsakar saat menutup pembacaan puisinya.


Pembacaan puisi tersebut mendapat sambutan hangat dari para jemaah dan menambah kekhusyukan suasana peringatan Tahun Baru Islam.


Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Ustaz Abdil Muhadir yang mengulas makna hijrah sebagai proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, sekaligus mengajak umat Islam meneladani nilai-nilai perjuangan dalam sejarah Islam untuk diterapkan dalam kehidupan modern. 


Turut hadir Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pegawai di lingkungan Pemko Batam dan ribuan jemaah. (ans)

Amsakar-Li Claudia Ajak Warga Aktifkan BPJS Kesehatan Gratis Program Pemko Batam

On 19.15

Amsakar dan Li Claudia tersipu dengan sambutan anak buahnya


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui program kepesertaan BPJS Kesehatan gratis bagi warga yang memenuhi persyaratan.


Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala persoalan biaya. Karena itu, warga yang belum memiliki kepesertaan aktif atau belum mengetahui status kepesertaannya diimbau segera melakukan pengecekan dan pengaktifan agar manfaat layanan kesehatan dapat digunakan saat dibutuhkan.


Untuk memudahkan masyarakat, proses pengurusan kepesertaan dapat dilakukan melalui puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal. Langkah ini dilakukan guna mendekatkan pelayanan administrasi kepada masyarakat sehingga lebih mudah, cepat, dan efektif.


Sementara bagi warga yang membutuhkan penanganan segera atau berada dalam kondisi mendesak, proses pengurusan kepesertaan dapat dilakukan langsung melalui Dinas Kesehatan Kota Batam sesuai mekanisme yang berlaku.


Adapun dokumen yang perlu disiapkan dalam proses pengajuan antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Batam dan tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) Kota Batam sebagai bagian dari proses verifikasi data kepesertaan.


Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pemenuhan akses layanan kesehatan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kota Batam. Menurutnya, tidak boleh ada warga yang terhambat memperoleh pelayanan kesehatan karena keterbatasan biaya.


“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang layak. Jangan sampai ada warga yang sakit tetapi tidak memperoleh pelayanan hanya karena persoalan biaya. Karena itu, status kepesertaan BPJS Kesehatan harus dipastikan aktif,” ujar Amsakar, Jumat (12/6/2026).


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu hingga jatuh sakit untuk mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan. Status kepesertaan yang aktif akan memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat ketika dibutuhkan.


Upaya memperluas perlindungan kesehatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Cakupan kepesertaan JKN di Kota Batam terus menunjukkan peningkatan, termasuk melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.


Melalui program ini, Pemerintah Kota Batam menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dijamin dan dipenuhi. Karena itu, masyarakat yang memenuhi persyaratan diimbau segera memastikan status kepesertaan BPJS Kesehatannya agar dapat memperoleh manfaat layanan kesehatan secara optimal saat diperlukan. (ygs).

Rayap Besi Kian Beringas, Wakil Kepala BP Batam Sidak Lokasi Perusakan Parit Terowongan Pelita

On 23.00

Li Claudia sidak rayap besi


BATAM - Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung kondisi infrastruktur di kawasan Terowongan Pelita pada Sabtu (13/6/2026) malam.


Peninjauan ini dilakukan menyusul maraknya aksi pencurian penutup drainase, atau yang dikenal dengan istilah “rayap besi”, di kawasan tersebut.


Aksi vandalisme tersebut teridentifikasi terjadi sekitar pukul 05.02 WIB.


Sejumlah penutup drainase yang baru saja dipasang untuk mempercantik estetika kota sekaligus memperkuat fungsi infrastruktur, dilaporkan rusak dan komponen besinya hilang digondol pihak tidak bertanggung jawab.


Li Claudia menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini.


Ia menegaskan bahwa perusakan fasilitas publik bukan sekadar kerugian materiil bagi pemerintah, melainkan kerugian langsung bagi masyarakat pengguna fasilitas.


“Kami sangat menyayangkan tindakan perusakan ini. Penutup drainase tersebut dipasang untuk memperindah kawasan sekaligus mengoptimalkan fungsi infrastruktur. Saat fasilitas ini dirusak dan dicuri, masyarakat luaslah yang paling dirugikan karena kenyamanan dan keamanan mereka terganggu,” ujar Li Claudia di sela peninjauan lokasi.


Ia menjelaskan bahwa BP Batam terus berkomitmen melakukan akselerasi pembangunan dan perbaikan sarana publik di Kota Batam.


Namun, ia menekankan bahwa keberlanjutan hasil pembangunan tersebut sangat bergantung pada kepedulian masyarakat untuk ikut menjaga.


“Kami bekerja tanpa kenal waktu untuk membangun dan menghadirkan fasilitas yang lebih baik bagi Batam. Upaya ini membutuhkan sinergi dan dukungan kolektif agar apa yang telah dibangun tidak sia-sia,” tuturnya.


Li Claudia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam pengawasan lingkungan.


Ia meminta masyarakat tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan yang mengarah pada perusakan fasilitas negara.


“Partisipasi warga sangat krusial. Jika melihat ada tindakan mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang. Dengan kepedulian bersama, kita bisa memutus rantai pencurian ini agar tidak terus berulang,” kata Li Claudia.


Saat ini, BP Batam berkoordinasi dengan aparat penegak hukum tengah melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi pelaku. Langkah hukum tegas akan diambil sesuai ketentuan yang berlaku untuk memberikan efek jera.


Sebagai penutup, ia kembali mengingatkan bahwa menjaga aset publik merupakan tanggung jawab moral seluruh warga.


“Batam adalah milik kita bersama. Merawat fasilitas umum adalah bentuk tanggung jawab demi keselamatan dan kenyamanan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (RUD)

Terima Hibah Lahan, Pemko Batam Bangun Pos Damkar di Kawasan Industri Tunas Prima

On 00.00

Firmansyah tanda tangan penyerahan hibah lahan untuk Pos Damkar


BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menerima hibah lahan dari PT Prima Propertindo Utama untuk pembangunan fasilitas pemadam kebakaran beserta sarana dan prasarana pendukungnya di Kawasan Industri Tunas Prima, Batu Besar, Kecamatan Nongsa.


Penandatanganan naskah hibah dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, dan Direktur PT Prima Propertindo Utama, Albert Crenna Dessely, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (11/6/2026).


Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Prima Propertindo Utama atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah melalui hibah lahan yang akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.


“Ini merupakan bentuk kepedulian dunia usaha terhadap pembangunan Kota Batam. Kami berharap langkah yang dilakukan Tunas Group dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Firmansyah.


Menurutnya, keberadaan pos pemadam kebakaran di kawasan tersebut akan memperkuat kesiapsiagaan pemerintah dalam memberikan layanan penanggulangan kebakaran, khususnya di wilayah industri dan permukiman yang terus berkembang.


Firmansyah menegaskan Pemko Batam akan menjaga dan memanfaatkan lahan hibah tersebut secara optimal sebagai amanah untuk meningkatkan pelayanan publik.


“Dengan semakin lengkapnya sarana dan prasarana pendukung, iklim investasi di Batam akan semakin kondusif. Kehadiran pos pemadam kebakaran dan penambahan armada juga akan mempercepat penanganan kebakaran di kawasan industri, hutan, maupun permukiman,” katanya.


Sementara itu, Direktur PT Prima Propertindo Utama, Albert Crenna Dessely, menjelaskan bahwa lahan yang dihibahkan memiliki luas 2.062 meter persegi dan merupakan bagian dari lahan induk yang berada di Kawasan Industri Tunas Prima, Batu Besar, Nongsa.


Ia berharap pembangunan fasilitas pemadam kebakaran dapat segera direalisasikan mengingat lokasi lahan yang dinilai strategis dan berada di tepi jalan utama.


“Kami menghibahkan lahan ini untuk pembangunan fasilitas pemadam kebakaran. Semoga pembangunan fisiknya dapat segera ditindaklanjuti sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat dan pelaku usaha di kawasan ini,” ujar Albert. (mhd) 

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

On 13.40



BATAM - Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyambut kunjungan 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat dalam rangkaian Defence Attache Tour 2026 di Kantor BP Batam, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan posisi strategis Batam sebagai kawasan perdagangan bebas, pusat investasi, serta wilayah perbatasan yang berperan penting dalam mendukung stabilitas dan kerja sama di kawasan.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia tersebut juga merupakan agenda tahunan untuk memperkenalkan perkembangan industri pertahanan nasional, khususnya sektor galangan kapal.

Kepala Delegasi Kementerian Pertahanan RI, Kolonel Infanteri Troy Hutagalung, mengatakan pihaknya mendampingi 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat yang mengikuti program tersebut. Negara yang berpartisipasi antara lain Rusia, Brunei Darussalam, Prancis, Selandia Baru, Inggris, Kenya, Laos, Pakistan, Jepang, Myanmar, Jerman, Polandia, Uni Emirat Arab, Serbia, Tiongkok, Yordania, Australia, dan Maroko.

“Program ini merupakan agenda rutin Kementerian Pertahanan RI. Kami mengundang para atase pertahanan untuk melihat secara langsung perkembangan industri pertahanan Indonesia,” ujar Troy.

Menurut dia, para atase pertahanan memiliki peran penting sebagai mitra bilateral dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan. Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperkenalkan kemampuan industri pertahanan nasional, tetapi juga mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama antarnegara.

“Kami juga ingin mempromosikan industri pertahanan Indonesia melalui kunjungan ke berbagai sektor strategis, termasuk industri maritim dan galangan kapal yang memiliki potensi kerja sama di bidang pertahanan maupun ekonomi,” katanya.

Troy turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam dan BP Batam atas dukungan yang diberikan sehingga rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

Sementara itu, Li Claudia Chandra menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Batam sebagai salah satu tujuan kunjungan para atase pertahanan negara sahabat.

“Merupakan kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bersama para atase pertahanan negara sahabat di Kota Batam,” ujarnya.

Li Claudia menjelaskan, Batam memiliki posisi strategis sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Kondisi tersebut menjadikan aspek keamanan sebagai faktor penting dalam mendukung pertumbuhan investasi dan pembangunan daerah.

“Keamanan menjadi faktor utama yang mendukung iklim investasi di Batam terus berkembang. Kehadiran para atase pertahanan hari ini merupakan simbol kepercayaan internasional terhadap stabilitas Indonesia, khususnya di Batam,” katanya.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat semakin mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat sekaligus membuka peluang sinergi dan kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.

“Terima kasih kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang telah memilih Batam sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ini. Semoga pertemuan ini semakin mempererat persaudaraan, memperkuat sinergi strategis, dan memberikan kesan positif selama berada di Batam,” tutupnya.(th)

Kementerian Perhubungan Apresiasi Langkah Progresif Pemko Batam Bangun Transportasi Massal

On 12.05

Dirjen Hubdat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan saat resmikan bus transbatam baru.


BATAM - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam memperkuat sistem transportasi publik melalui pengembangan layanan Bus Trans Batam berbasis Buy The Service (BTS) serta rencana integrasi Koridor Nongsa–Batam Centre menuju Bandara Internasional Hang Nadim.


Apresiasi tersebut disampaikan Aan saat menghadiri peluncuran 19 armada baru Trans Batam dan penerapan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS Tap di Dataran Engku Putri.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin, Plh. Wali Kota Batam diwakili Asisten Pemerintahan, Yusfa Hendri dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam.


Menurut Aan, Batam menunjukkan komitmen kuat dalam membangun transportasi publik yang tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.


“Tidak banyak pemerintah daerah yang berani berinvestasi di sektor transportasi karena secara bisnis tidak selalu menguntungkan. Namun, dampaknya sangat besar terhadap penurunan angka kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, dan pengurangan beban konsumsi bahan bakar masyarakat,” ujar Aan.


Ia menilai pendekatan yang dilakukan Pemko Batam sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam pengembangan transportasi massal perkotaan.


Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pemerintah menargetkan pengembangan angkutan massal di 20 kota selama lima tahun ke depan dan Batam menjadi salah satu daerah yang masuk dalam prioritas tersebut.


“Batam menunjukkan kesiapan membangun sistem transportasi yang berorientasi jangka panjang untuk mengantisipasi kemacetan sekaligus mendukung kenyamanan wisatawan yang datang,” katanya.


Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Batam, Yusfa Hendri, mengatakan penambahan armada dan pembaruan sistem pembayaran merupakan langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, dan terjangkau.


“Ciri kota modern adalah masyarakatnya memiliki akses yang mudah terhadap angkutan umum. Melalui peluncuran ini, Pemko Batam terus berkomitmen meningkatkan pelayanan transportasi publik yang terintegrasi,” ujar Yusfa.


Untuk diketahui, hingga 2026, Trans Batam melayani sekitar 6.000 penumpang per hari dengan dukungan 52 armada dan 120 halte yang terus dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah dan badan usaha.(ans)

Semarak Idul Adha 1447 Hijriah, BKDI Badan Pengusahaan Batam Sembelih 33 Hewan Kurban

On 08.23

 

Pegawai BP Batam berjibaku menggulingkan seekor sapi yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Qurban 2026/Dipa


BATAM - Memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) menyembelih 33 hewan kurban yang terdiri dari 15 ekor sapi dan 18 ekor kambing, Jumat (29/5/2026).

Ketua Panitia Kurban sekaligus Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Rully Syah Rizal, menjelaskan bahwa hewan kurban tersebut berasal dari sumbangan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, jajaran Anggota/Deputi Bidang, serta pegawai di lingkungan BP Batam yang berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.

Ia menambahkan, daging-daging kurban itu nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima, termasuk kepada petugas kebersihan dan tenaga pendukung operasional di lingkungan BP Batam dan media mitra BP Batam.

“Kami berharap, penyaluran daging kurban ini dapat memberikan manfaat dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat dan penerimanya,” ujar Rully.

Lebih lanjut, Rully mengatakan bahwa pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan BP Batam tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial antarpegawai. Selain bentuk ketaatan kepada Allah SWT, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Di samping itu, kata Rully, pelaksanaan kurban bukan sekadar kegiatan tahunan atau rutinitas keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui semangat berbagi dan kebersamaan.

“Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita memperkuat rasa kepedulian dan kebersamaan antar sesama,” pesan Rully. (dn)

Pastikan Pengerjaan Berjalan Optimal, Li Claudia Pantau Langsung Proyek Jalan dan Drainase

On 08.10

 

Li Claudia Chandra, Plh Kepala BP / Wakil Walikota Batam,  mengecek proyek jalan dan drainase/Agam

BATAM - Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra memanfaatkan hari libur Idul Adha 1447 H dengan melakukan peninjauan Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan dan Drainase di sejumlah Kawasan Kota Batam.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran BP Batam dan Pemerintah Kota Batam sebagai bentuk komitmen dalam memastikan pembangunan infrastruktur berjalan optimal, tepat sasaran, dan tepat waktu.

Beberapa titik yang menjadi lokasi peninjauan antara lain perbaikan jalan di Underpass Pelita, peningkatan jalan dan drainase di Kawasan Tanjung Piayu, pembangunan drainase di depan Putera Batam hingga Graha Hermine, serta peningkatan Jalan Dotamana menuju SMA Negeri 3 Batam.

Dalam peninjauan tersebut, Li Claudia turut mengecek progres pekerjaan di lapangan, kualitas pengerjaan, hingga kondisi drainase yang menjadi perhatian penting dalam mendukung kebersihan dan mengurangi potensi genangan saat musim hujan.

 
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar menjadi salah satu prioritas pihaknya dalam meningkatkan daya saing investasi Kota Batam.

“Kami ingin memastikan pembangunan jalan dan drainase berjalan optimal dan selesai tepat waktu agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” ujar Li Claudia, Kamis (28/5/2026). 

Menurutnya, pembangunan dan peningkatan jalan dan drainase yang baik tidak hanya berdampak pada kelancaran mobilitas barang dan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan wajah Kota Batam yang lebih tertata, bersih, dan nyaman.

Oleh karena itu, ia bersama Kepala BP Batam terus mendorong percepatan pembangunan dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan di lapangan.

“Pak Amsakar dan saya berkomitmen untuk terus hadir dan bekerja keras demi mewujudkan Batam yang semakin maju, modern, dan nyaman bagi masyarakat maupun investor,” serunya. (ap)





Sekda Batam Firmansyah: Jadikan Idul Adha Momentum Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

On 11.43

Sekda Batam Firmansyah dan ribuan warga salat Idul Adha 1447 H di Dataran Engku Putri/Kominfo


BATAM - Gema takbir mengiringi pelaksanaan salat Idul Adha 1447 H di Dataran Engku Putri, Rabu (27/5/2026). Ribuan masyarakat Batam dari berbagai pelosok memadati kawasan pusat pemerintahan tersebut untuk menunaikan salat setahun sekali.  


Hamparan sajadah yang memenuhi lapangan serta lantunan takbir yang terus bergema menghadirkan suasana religius yang kuat. Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi perayaan hari besar keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.


Pelaksanaan Salat Id dimulai pukul 06.30 WIB dan berlangsung tertib. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, hadir dan melaksanakan salat bersama masyarakat mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Dalam sambutannya, Firmansyah mengatakan, Iduladha mengandung pesan penting tentang ketulusan dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.


“Iduladha mengajarkan kita arti ketulusan dan pengorbanan. Dalam hidup, ada banyak hal yang perlu diikhlaskan demi kebaikan yang lebih besar. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, kita harus terus menjaga rasa persaudaraan dan kepedulian sosial,” ujarnya.


Ia menambahkan, semangat berkurban tidak semata dimaknai sebagai penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi refleksi untuk menekan ego, meluruskan niat, dan memperluas manfaat bagi sesama.


Pemerintah Kota Batam bersama jajaran Kementerian Agama dan seluruh unsur terkait memastikan pelaksanaan Salat Iduladha berlangsung aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah kota.


Berdasarkan data yang dihimpun, Salat Iduladha 1447 Hijriah di Kota Batam dilaksanakan di 1.020 titik yang tersebar di 12 kecamatan. Jumlah tersebut terdiri atas 943 masjid, 42 musala, dan 35 lapangan terbuka.


Tingginya jumlah titik pelaksanaan mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menyambut Iduladha. Dari kawasan permukiman hingga pusat kota, suasana ibadah dan gema takbir menyatu dalam kebersamaan masyarakat Batam yang hidup dalam keberagaman.


Pada Iduladha tahun ini, jumlah hewan kurban di Batam juga meningkat sekitar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total tercatat sebanyak 7.011 ekor hewan kurban, terdiri atas 2.408 ekor sapi dan 4.603 ekor kambing yang tersebar di seluruh kecamatan.


Peningkatan tersebut dinilai menjadi indikator tumbuhnya semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(rob)

Ribuan Warga Semarakkan Pawai Takbir Iduladha 1447 H, Li Claudia Ajak Doakan Jemaah Haji

On 19.30



BATAM - Ribuan warga memadati kawasan Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Centre, Selasa (26/5/2026) malam untuk menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah melalui Pawai Takbir tingkat Kota Batam. Gema takbir yang menggema sepanjang malam berpadu dengan iring-iringan mobil hias, menciptakan suasana religius sekaligus semarak.


Pawai takbir secara resmi dilepas oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Tradisi tahunan yang digelar Pemerintah Kota Batam tersebut kembali menjadi ruang kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan dengan tertib dan penuh antusias.


Dalam sambutannya, Li Claudia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir memeriahkan malam takbiran.


“Atas nama Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta pawai takbir dan masyarakat Kota Batam yang hadir serta turut menyemarakkan malam takbiran Iduladha di Masjid Agung Raja Hamidah,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Li Claudia juga menyampaikan bahwa Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, saat ini tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci bersama jemaah lainnya.


“Mari bersama kita doakan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jemaah senantiasa diberi kesehatan hingga kembali ke Tanah Air dengan sehat dan selamat dan menyandang haji yang mabrur,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Pawai Takbir, Sukri, mengatakan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 37 mobil hias dan 45 kendaraan pendukung.


Rute pawai dimulai dari kawasan Masjid Agung Raja Hamidah dan berakhir di Simpang Polsek Batuampar.


Peserta berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kecamatan dan kelurahan se-Kota Batam, instansi vertikal, organisasi masyarakat Islam, serta perwakilan masjid dan musala.


Untuk menambah kemeriahan, Pemerintah Kota Batam menyiapkan hadiah total Rp36 juta bagi pemenang lomba mobil hias. Juara I memperoleh Rp12 juta, juara II Rp10 juta, juara III Rp8 juta, dan juara IV Rp6 juta.


Panitia juga menetapkan sejumlah ketentuan lomba, di antaranya penggunaan kendaraan jenis pikap atau lori dengan maksimal roda enam dan tinggi kendaraan tidak melebihi empat meter. Setiap peserta diwajibkan menampilkan tema, slogan, serta identitas kelompok, dan didukung tim beranggotakan tujuh hingga sepuluh orang.


Pawai takbir tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat Batam menjelang Hari Raya Iduladha. (rka)

Gelar Orientasi di Mako Brimob, BP Batam Tanamkan Nilai Profesionalisme dan Integritas para Pegawai

On 12.35

Orientasi pegawai BP Batam dilaksanakan di Mako Brimob Polda Kepri/Agam


BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Diklat Orientasi Pegawai untuk Gelombang ke-1 di Mako Brimob Polda Kepri, 18-20 Mei 2026.


Bekerjasama dengan Satbrimob Polda Kepri, orientasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun mental, disiplin dan etos kerja pegawai yang siap melayani dengan penuh tanggung jawab.


Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa status sebagai pegawai tetap membawa amanah besar untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas.


“Saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, memiliki jiwa korps dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” kata Alexander saat memberikan arahan Upacara Diklat.


Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, terutama dalam pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelayanan publik, perizinan, hingga pengadaan. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan profesionalisme organisasi.


Tak hanya itu, semangat kebersamaan dan soliditas antarpegawai juga menjadi nilai penting yang terus dibangun di lingkungan kerja.


“Kita adalah satu BP Batam. Jiwa korps harus dibangun agar tercipta soliditas dan semangat kebersamaan dalam organisasi,” tambahnya.


Sementara itu, sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad berharap kegiatan orientasi mampu memperkuat pemahaman pegawai terhadap arah kebijakan organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap dinamika kepemimpinan dan budaya kerja di lingkungan BP Batam.


“Kegiatan ini agar bagaimana kita bisa memahami roda organisasi, bisa beradaptasi terhadap gaya kepemimpinan dan semua bisa berjalan seiring, selaras, seirama terhadap kebijakan organisasi,” pungkas Amsakar.


Sebanyak 676 pegawai akan mengikuti diklat yang dilaksanakan dalam enam gelombang hingga Juni 2026 mendatang. Para peserta dibekali pemahaman mengenai nilai, etika, serta budaya kerja instansi pemerintah guna menciptakan insan BP Batam yang tangguh dan bertanggung jawab. (AP)

Cegah Lakalintas, Hari Ini Badan Pengusahaan Batam Mulai Perbaiki Jalan di Atas Terowongan Pelita

On 07.47

Sejumlah alat berat dikerakan ke titik jalan yang rusak untuk membantu mempercepat pengorekan jalan yang amblas. Foto/Eggi


BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengakselerasi penanganan infrastruktur dengan merespons cepat keluhan warga terkait jalan rusak. Salah satu buktinya, terlihat pada perbaikan ruas Jalan Yos Sudarso, tepatnya di atas Underpass Pelita atau Terowongan Pelita.

Berawal dari aduan warga terkait kondisi jalan yang membahayakan, perbaikan langsung dilakukan Direktorat Pembangunan Infrastruktur BP Batam.
Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Wulung Dahana mengatakan, perbaikan jalan ini akan dimulai pada Sabtu (23/5/2026). 

Proses perbaikan jalan tersebut, ditargetkan rampung dalam waktu satu minggu.

“Untuk saat ini, BP Batam sedang dalam proses persiapan peralatan pekerjaan. Dan malam ini akan langsung di mobilisasi ke lokasi,” ujar Wulung saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026). 

Ia menjelaskan, Selama proses perbaikan berlangsung, Jalan Yos Sudarso tetap dibuka namun hanya menggunakan satu lajur. Langkah tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, menyusul tingginya mobilitas masyarakat.

“Untuk pengerjaannya, akan dimulai dengan pengerjaan beton rigid. Fokus utama kami adalah, bagaimana menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Batam,” jelas Wulung.

Wulung menambahkan, dibawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pola kerja yang diterapkan saat ini mengedepankan kecepatan respons dan kedekatan dengan masyarakat. Setiap laporan harus menjadi prioritas dan tidak dibiarkan terlalu lama.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung. Kami juga berharap, seluruh masyarakat dapat bekerja sama agar pengerjaan selesai tepat waktu,” tutupnya. (el)





Editor: alfi