EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Korban Tewas Akibat Gempa di Nepal Sudah Mencapai 2 Ribu Jiwa

[caption id="attachment_5506" align="alignleft" width="290"]Akibat gempa, jalan di Nepal terbelah. Akibat gempa, jalan di Nepal terbelah.[/caption]

NEPAL - Korban tewas gempa bumi di Nepal pada Sabtu kemarin terus bertambah. Seperti dikutip The Guardian, Minggu (26/4/2015) petang, Kementerian Dalam Negeri Nepal merilis jumlah korban tewas sejauh ini mencapai 2.000 orang dan akan terus bertambah, sementara 4.718 lainnya terluka.

 

Karena jumlah korban yang begitu masif, terdapat kekhawatiran tidak semua dari mereka dapat tertangani. Kumar Thapa, kepala rumah sakit Alka di Lalitpur, mengaku kerepotan menerima gelombang korban luka.

 

"Banyak toko yang tutup. Sangat sulit menyediakan air dan makanan bagi korban luka," tutur Thapa.

 

Gempa 7,9 SR melanda sekitar 80 kilometer sebelah timur Kota Pokhara, Nepal. Kuatnya gempa juga membuat ibu kota India, New Delhi dan beberapa kota lainnya merasakan guncangan.

 

Pemerintah di seluruh dunia menawarkan bantuan ke Nepal, yang dilanda bencana alam terburuk dalam 80 tahun terakhir. Sekjen PBB sudah mengirimkan ucapan duka ke pemerintah Nepal.

 

Sekitar 50 pakar kegempaan sudah memprediksi gempa dahsyat di Nepal sejak sepekan lalu. Meski begitu, mereka tidak mengetahui lokasi serta tanggal pasti gempa.

 

"Semacam mimpi buruk yang menunggu untuk menjadi nyata. Yang terjadi secara fisik dan geologis adalah apa yang kami sudah prediksi," ujar seorang ahli gempa yang sekaligus Kepala Ilmu Bumi Universitas Cambridge, James Jackson.

sumber: metrotv