EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Gelombang Equinox, Warga Batam Borong Es Batu

 

 

BATAM - Fenomena gelombang equinox menghasilkan panas hingga 40 derajat celcius, membuat warga di Batam kegerahan.

 

Tidak sedikit dari mereka mengutuk AC di rumahnya yang "loyo", karena tidak sanggup melawan ganasnya equinox siang ini, Minggu (20/3/2016).

 

Berbagai cara dilakukan warga mengatasi serangan equinox. Mulai berendam di kolam, bak mandi hingga tidur di teras rumah menggunakan kipas angin.

 

Namun tidak sedikit dari inisiatif warga untuk memborong es batu. Balok es yang mereka beli kemudian direndambersama air di bak mandi.

 

"Mandi dengan guyuran air es batu sedikit meredakan panasnya cuaca siang ini," kata Nia, warga Legenda Bali kepada kepriupdate.com.

 

Tidak hanya dipakai untuk mandi, es batu juga dimanfaatkan untuk luluran tubuh yang kepanasan. Sangkin dahsyatnya gelombang panas equinox, es batu yang ditempel ke kulit tubuh langsung meleleh dengan cepat.

 

"Dahsyat panasnya, batu es yang keras aja cepet banget mencairnya," ujar Wati, warga lainnya.

 

Seperti diberitakan sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam memperkirakan fenomena equinox akan terjadi besok, Senin (21/3/2016). Fenomena alam ini membuat suhu kian panas dan menyengat.

 

"Equinox adalah salah satu fenomena astronomi saat matahari berada tepat di garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung 2 kali dalam setahun. Tanggalnya khusus yaitu pada 21 Maret dan 23 September," ujar Philip Mustamu, Kepala BMKG Hang Nadim Batam.

 

Equinox menyebabkan suhu udara meningkat 40 derajat Celcius. Sebab rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia mencapai 32-36 derajat celcius. Jadi Indonesia tidak akan mengalami heat stroke (gelombang panas) seperti di India belum lama ini.
(anggieta)