EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Kepala BP Batam Muhammad Rudi Ingin Ekonomi Tanjungpinang Tumbuh seperti Batam

On 22.57

Kepala BP Batam HM Rudi memberi pengantar FGD TPP Kota Tanjungpinang. Foto: Humas BP


TANJUNGPINANG - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi menjadi keynote Speaker dalam Forum Focus Group Discussion (FGD) Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Tanjungpinang di Aula Kantor Walikota Tanjungpinang, Senggarang, Rabu (28/9/2022). 


Membawa materi "Peluang Pelayanan Investasi dan Pembangunan Daerah Kota Tanjung Pinang", Muhammad Rudi yang juga Walikota Batam menginginkan perekonomian Tanjung Pinang, agar bisa tumbuh seperti Batam.


"Saya hanya ingin membagi pengalaman saya menjadi Wali Kota dan Kepala BP Batam, sebetulnya ingin mengetuk hati kecil kita masing-masing bahwa kita harus bersama membangun kota yang kita cintai," kata Muhammad Rudi.


Pesatnya pembangunan Batam, menggerakkan hati Muhammad Rudi untuk kelak memberikan daya dan upayanya membangun kota kelahirannya, Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjung Pinang.


Ia berharap apa yang sudah dibangun di Batam dapat juga memberikan dampak positif bagi Tanjung Pinang dan kabupaten lain yang berada di Provinsi Kepri. Dengan demikian, akselerasi pertumbuhan ekonomi di Batam dapat dirasakan masyarakat secara menyeluruh.


"Mudah-mudahan kehadiran saya dapat memberikan makna bagi Ibu Wali Kota Tanjung Pinang, para Forkopimda dan masyarakat di sini," ujarnya. 


Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rudi mendapat perhatian atas paparan program yang tengah dilakukan pihaknya. Ada empat prioritas pembangunan yang saat ini sedang dikerjakan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam. 


Empat prioritas tersebut kini sedang dikejar untuk segera terealisasi karena diperuntukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Batam kedepannya.


Pertama adalah pengembangan Pelabuhan Batu Ampar. Kedua, revitalisasi Bandara Internasional Hang Nadim. “Bandara ini nanti bisa mampu menampung 40 juta orang setahun datang ke Batam, bayangkan bisa 2 juta orang saja ke Tanjung Pinang sudah hidup ekonominya,” ucapnya. 


Ketiga, peningkatan jaringan jalan. Keempat, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang. 


Sementara Wali Kota Tanjung Pinang Rahma menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam tersebut atas undangan yang diberikan. Menurutnya Muhammad Rudi merupakan sosok tokoh inspiratif baginya dalam menjalankan pembangunan.


“Hari ini kami mendengarkan capaian pembangunan dan saran dari Pak Rudi yang sudah dinanti-nantikan, ini penting sebagai motivasi, mudah-mudahan apa yang menjadi atensi kami di Tanjung Pinang diberikan kemudahan, supaya kami juga bisa membangun kota yang kami cintai ini,” ucap Rahma.


Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Tanjung Pinang Zulhidayat menjelaskan alasan Kepala BP Batam diundang untuk menjadi pembicara utama dalam forum tersebut karena pembangunan insfrastruktur di kota Batam dinilai jauh lebih masif.


“Kami mengundang Pak Rudi sebagai keynote speaker untuk sharing pengalaman selama memimpin BP Batam, serta berbagi strategi dan konsep pembangunan yang diterapkan di Batam sehingga diharapkan dapat diimplementasikan dan dilaksanakan di Kota Tanjung Pinang,” kata Zulhidayat, Selasa (27/9/2022).


Diketahui, forum tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Kota Tanjung Pinang sampena 4 (empat) tahun masa kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjung Pinang, Hj. Rahma dan Endang Abdullah. Forum dihadiri lebih dari 150 peserta terdiri dari Forkopimda Tanjung Pinang, Forum RT/RW, Paguyuban, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dan Insan Pers.


Turut mendampingi Kepala BP Batam, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait, Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam Fesly Abadi Paranaon dan Kepala Biro Umum BP Batam Budi Susilo.

Peringati HPN 2022, Rutan Tanjungpinang Beri Kejutan Kue Ulang Tahun ke SMSI

On 20.49



TANJUNGPINANG - Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Kota Tanjungpinang, ikut ambil bagian di Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022. Secara tiba-tiba, beberapa personil pegawai mendatangi Sekretariat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau, Jalan Engku Puteri Tanjungpinang, Rabu (9/2/2022). Mereka menyerahkan kue ulang tahun. 


Kedatangan personil yang domotori bagian humas Rutan ini, disambut langsung Ketua SMSI Provinsi Kepri, Zakmi Kamsir. Ikut pula mendampingi Ketua SMSI Kabupaten Bintan Ramdan, serta beberapa pengurus SMSI lainnya. 


''Kita diperintah Kepala Rumah Tahanan (Karutan) memberi kejutan sempena peringatan Hari Pers Nasional, buat teman-teman SMSI. Selama ini, kita menilai telah terjalin hubungan kemitraan yang bagus antara Rutan dengan teman-teman pers,''ujar Agapendo, personil humas Rutan.


Pertemuan sekitar satu setengah jam ini terlihat penuh akrab dan santai. Canda tawa pun terluah, saat beberapa pertanyaan nyeleneh terlontar dari beberapa wartawan. ''Waduh, jangan keras-keras pertanyaannya, Bang. Kami hanya anah buah,''ujar Suderianto, personil Humas Rutan. Dan, tawa pun pecah mendengar jawaban polos pegawai hitam manis tersebut.


Peringatan Hari Pers Nasional tahun 2022 ini, Suderianto atas nama Karutan Tanjungpinang, Eri Erawan, berharap peran pers semakin bagus. Fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah, telah dilakukan secara proporsional dan penuh tanggungjawab. 


Berbicara fungsi pengayom terhadap warga binaan yang ada di Rutan Tanjungpinang, Suderianto menjelaskan telah berjalan maksimal. Rutan memiliki tiga fungsi dalam menyelenggarakan tugasnya, melakukan pelayanan tahanan, melakukan pemeliharaan keamanan dan tata tertib rutan serta melakukan pengelolaan rutan.


Untuk pelayanan tahanan, katanya beberapa program pembinaan telah diberikan. Seperti memberi kesempatan kepada warga binaan, membuah kerajinan tangan. 


''Saat ini telah banyak kerajinan dibuat oleh warga binaan Rutan Tanjungpinang. Seperti kerajinan meubel, merangkai bunga, dan sebagainya,''ujar Suderianto, ikut diamini Agapendo dan personil lainnya. 


Ketua SMSI Provinsi Kepri, Zakmi Kamsir, mengucapkan terima kasih atas apresiasi Rutan Tanjungpinang sempena peringatan Hari Pers Nasional tahun 2022 ini. 


Dalam Pasal 1 butir (1) Undang- Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dibunyikan pers merupakan lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik, meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar dan sebagainya. 


''Saya menilai teman-teman wartawan telah melakukannya. Momen Peringatan Hari Pers Nasional tahun 2022 ini, kita komitmen akan lebih meningkatkan peran jurnalistik secara terarah dan bertanggungjawab,''tutupnya. (***)

Rudi dan Marlin Dianugerahi Gelar Kebesaran Zuriat Kerajaan Riau Lingga

On 16.40



PENYENGAT - Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina dianugerahi gelar kebesaran oleh Perhimpunan Agung Zuriat dan Kerabat Kerajaan Riau Lingga.


Penganugerahan atau penabalan gelar ini dilakukan di Pulau Penyengat Indera Sakti, Kota Tanjungpinang, Sabtu (27/11).


Muhammad Rudi dianugerahi gelar Dato' Perdana Lela Mahkota. Sementara itu, Marlin Agustina dianugerahi sebagai Dato' Wira Indera Puteri.


Dulu, lima tahun yang lalu, Rudi juga pernah dianugerahi sebagai Dato' Lela Bahari. Atas dua anugerah tersebut, Rudi yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam mengucapkan terimakasih.


"Makna penghargaan ini akan saya jaga," ucap Rudi.


Ia memaknai, penghargaan ini akan menjadi pemantik dirinya dalam mengemban amanah memimpin Batam. Terlebih peran Batam sangat penting bagi Provinsi Kepri pada umumnya.


"Seperti dari sisi ekonomi, Batam menjadi tumpuan atau tulang punggung bagi Kepri," kata Rudi.


Sementara itu, Wagub Kepri Marlin Agustina, mengatakan suatu kehormatan bagi dirinya menerima amanah yang cukup besar sebagai Dato'. Penabalan ini ia akui sebagai salah satu anugerah terbesar dalam hidupnya.


"Perhelatan (kegiatan) ini juga merupakan perwujudan nyata bahwa eksistensi Melayu masih menjadi tuan rumah di negerinya sendiri," katanya.


Marlin juga mengutip pasal 11 pada Gurindam 12 karya tokoh masyhur Melayu Raja Ali Haji. "Hendaklah berjasa,

Kepada yang sebangsa".


Kutipan pasal ini mengisyaratkan kepada manusia untuk selalu bisa bermanfaat kepada sesama. Sebagaimana Islam mengajarkan untuk saling memberikan manfaat dan saling mengingatkan pada kebaikan.


"Semoga amanah ini saya emban dengan baik. Dalam upaya menjaga budaya dan menjadi warisan untuk anak cucu kita kelak," ujar dia.

Tim UPN Veteran Yogyakarta Silaturrahmi ke Pemprov Kepri

On 10.25


TANJUNGPINANG - Tim Penguji UKW (Uji Kompetensi Wartawan) UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta, bersilaturrahmi ke Pemerintah Provinsi Kepri, di Pulau Dompak Tanjungpinang, Sabtu 17 Januari 2020.

Kunjungan silaturrahmi itu dilakukan setelah para penguji itu merampungkan kegiatan UKW di Tanjungpinang, 15-16 Januari 2020.

"Kunjungan silaturrahmi ini, dalam tradisi Jawa adalah kulonuwon, permisinya UPN Veteran Yogyakarta sebelum menggelar in house training wartawan di Tanjungpinang," ujar Direktur UKW UPN Veteran Yogyakarta, Dra. Susilastuti DN, M.Si.

Dalam kunjungan ini, Susilastuti didampingi oleh penguji UKW UPN Veteran Yogyakarta, DR. Agung Prabowo, M.Si, Saibansah Dardani, S.Ag, Drs. Nurgianto dan Nizamul Akhyar.

In house traning di Tanjungpinang, lanjut Susilastuti, akan digelar pada bulan Juni 2020 mendatang. Kegiatan ini adalah kerjasama antara LPUKW UPN "Veteran" Yogyakarta dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Indonesia.

"Para peserta in house training ini adalah para wartawan di Provinsi Kepri, sebagai salah satu wilayah perbatasan Indonesia, diutamakan mereka yg pernah menempuh UKW melaui UPNVY, namun tidak menutup kemungkinan wartawan yang pernah ikut UKW di tempat lain ," tegas penguji UKW yang juga pengurus PWI Yogyakarta itu.

Susilastuti menambahkan, out put dari kegiatan ini diantaranya adalah, meningkatkan kemampuan wartawan tentang standar penulisan terkait dengan masalah securty maritim yang berwawasan kebangsaan sesuai dengan standar profesional. Juga, memperkuat pengetahuan wartawan tentang fakta atau peristiwa yang mengarah pada disinfomasi terkait dengan persoalan menjaga keamanan kemaritiman. Serta, memperkuat pengetahuan wartawan tentang pentingnya wawasan kebangsaan.

"Dalam silaturrahmi ini kami juga mengundang Plt Gubernur Kepri untuk dapat menjadi keynote speaker  pada in house training," tambah Susilastuti.

Di Kantor Pemprov Kepri, Tim UPN Veteran Yogyakarta diterima oleh Plt Kabiro Humas dan Protokol Pemprov Kepri, Zulkifli. "Kami menyambut baik agenda UPN Veteran Yogyakarta yang akan menggelar in house training di Tanjungpinang ini, karena kegiatannya akan dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan para wartawan di Tanjungpinang," ujar Zulkifli.

Zulkifili menambahkan, pihaknya akan mendukung kegiatan in house training wartawan itu. "Kami akan membantu sesuai dengan kemampuan," pungkasnya.

Isdianto Berharap Pemerintah Pusat Perhatikan Natuna Seperti Kalimantan

On 11.25


DOMPAK - Plt Gubernur Kepri H Isdianto berharap pemerintah pusat semakin banyak mengucurkan program pembangunan untuk kawasan perbatasan di Kepri. Termasuk pulau-pulau terdepan, yang berbatasan langsung dengan negara sahabat. Pembangunan itu akan meningkatkan perekonomian dan memperkuat pengamanan pulau terdepan.

“Kepri punya 19 pulau terdepan. Beberapa di antaranya ramai penduduknya, seperti Pulau Subi. Kami harap pusat memberi pehatian lebih untuk pulau terdepan di Kepri, seperti perhatian di perbatasan Kalimantan dengan Malaysia,” kata Isdianto, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (9/1).

Memang selama ini pusat cukup fokus membangun infrastruktur jalan-jalan di kawasan perbatasan. Seperti di pulau Kalimantan yang berbatasan dengan Malaysia. Hingga akhir tahun lalu, sudah 966 kilometer jalan perbatasan dibangun pemerintah pusat.

Tak heran Isdianto berharap kucuran untuk pembangunan perbatasan dan pulau terdepan di Kepri mendapat perhatian lebih dari pusat. Pemprov sendiri tetap memberi perhatian terhadap sejumlah kawasan perbatasan dan terdepan.

Sebagai wilayah yang berbatasan dengan banyak negara, kata Isdianto, banyak potensi ekonomi yang bisa dikelola. Meski begitu, potensi berupa kerawanan keamanan tetap mengintai. Masuknya nelayan asing ke wilayah perairan Laut Natuna Utara salah satu contoh kerawanan itu.

Menurut Isdianto, perhatian pemerintah pusat sangat diharapkan oleh masyarakat perbatasan. Apalagi di pulau-pulau yang berbatasan seperti Natuna dan Anambas karena minimnya sarana transportasi. Di penghujung tahun 2019, Isdianto memang berkunjung ke dua wilayah tersebut.

“Kita jalin terus silaturahmi dan kebersamaan dalam menyelesaikan setiap permasalahan di lapangan agar situasi kondusif dirasakan masyarakat dan pembangunan tetap berkelanjutan agar menarik investasi,” kata Isdianto.

Isdianto menegaskan, kucuran pembangunan semakin memperkuat pesan bahwa pemerintah hadir di kawasan perbatasan dan pulau terdepan. Masyarakat Kepri secara keseluruhan merasakan buah pembangunan.

“Karena itu, kami ingin mengkolaborasikan semua sumber pendanaan, baik APBN, APBD provinsi dan kabupaten kota untuk pembangunan di Kepri,” kata Isdianto.

Memang dalam upaya mengkolaborasikan itu, Isdianto selalu mengajak bupati wali kota bertemu dengan sejumlah mentri. Semua untuk mengkolaborasikan dan mensinergikan semua kemampuan untuk pembangunan di Kepri.

sumber : humas

Gubernur Kepri Minta Kepala OPD Fokus Kawal Pembangunan

On 20.23


DOMPAK - Plt Gubernur Kepri H Isdianto memimpin Rapat Rutin OPD Perdana Awal Tahun 2020 bertempat di Ruang Rapat Utama Lt.4 kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (02/01).

Isdianto mengajak seluruh Kepala OPD agar mengawali tahun 2020 ini dengan bekerja secara fokus dan tidak lengah. Agar kesalahan-kesalahan yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya jangan sampai terjadi lagi yang membuat pekerjaan terlambat dan terhambat.

“Kita tidak bisa bekerja secara sendiri, utamakan kerjasama, komunikasi dan kebersamaan. Jangan sampai lengah, semakin hari kita harus semakin baik lagi,” kata Isdianto.

Setelah mendengar sejumlah laporan realisasi kegiatan, Isdianto berharap pada hasil persentase realisasi APBD TA 2019 dapat minimal menyamai menyamai relaisasi realisasi APBD TA sebelumnya.

“Tentu kita berharap agar seluruh OPD segera menggesa untuk menginput laporan akhir agar persentase realisasinya dapat terus menanjak,” lanjutnya.

Selain itu, mengawali tahun 2020 ini juga Isdianto ingin punya draf jadwal kegiatan (proyek-proyek strategis) di setiap triwulan agar dapat memantau pekerjaan tersebut dapat selesai tepat waktu.

“Kegiatan fisik yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat harus menjadi perhatian kita, disusun mana yang prioritas di dahulukan di tiap triwulan,” tambah Isdianto.

Sementara itu, Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah menanggapi laporan realisasi pelaksanaan APBD TA 2019 pun berharap agar sesegera mungkin menyelesaikan proses input data ke sistem agar persentase akhir dapat selesai.

“Sedangkan untuk kegiatan fisik yang sudah selesai, segera agendakan jadwal untuk peresmiannya,” kata Arif.

Tahun 2020 sendiri dilanjutkan Arif terdapat 2 agenda besar yakni Rakernas FORSEDASI (Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia) Tahun 2020 direncanakan tanggal 19-20 Maret dan Perhelatan MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2020 direncanakan tanggal 11 April.

“Kita harapkan kepada OPD-OPD yang tergabung kedalam kepanitian dapat melaporkan secara rinci terkait pelaksanaan, administrasi dan penganggarannya sehingga dapat dialokasikan di Triwulan I,” lanjut Arif.

Kemudian, Karo Pembangunan Aries Fhariandi melaporkan terkait realisasi pelaksanaan APBD TA 2019 per 31 Desember pukul 24.00 wib dari pagu anggaran sebesar Rp. 3,8 Triliyun realisasi yang tercatat sebesar 94,31 persen, dengan sisa pagu anggaran sebesar Rp. 218 Miliyar. Kemudian untuk persentase realisasi fisik di hampi 3 ribu kegiatan sudah terinput sebessr 94,64 persen.

“Dengan tenggat waktu pelaporan sampai 15 Januari, kami harapkan agar seluruh OPD segera menginput data hingga 100 persen, dari data terakhir tadi juga akan masih di rekonsiliasi kembali,” kata Aries.

Aries melanjutkan, terkait proyek strategis sebanyaak 66 paket, telah selesai 100 persen sebanyak 62 paket. 4 paket sisa masih terus dikerjakan dengan penambahan tenggat waktu 50 hari kedepan.

Sedangkan untuk tahun 2020, dari data Barenlitbang terdapat sebanyak 79 paket strategis yang tersebar di 13 OPD. Aries pun meminta OPD terkait agar menyiapkan tabel target pekerjaan yang nantinya akan dapat memantau setiap tahapannya dan akan di diskusikan dengan Plt Gubernur.(Humas)

Isdianto Minta Para ASN Pemprov Bekerja Tidak ABS

On 19.00


TANJUNGPINANG - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri H Isdianto mengajak seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemprov untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab dalam bekerja dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku. Dia juga menekankan tidak ingin para pegawainya dalam bekerja hanya asal bapak senang alias ABS saja.

“Jangan mengatakan suatu hal itu iya jika faktanya adalah tidak. Sampaikan kebenaran walaupun itu pahit. Jangan hanya asal bapak senang. Tapi kaji betul dasar-dasar peraturannya,” ujar Isdianto dalam amanatnya saat memimpin apel pagi di lapangan kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (15/7).

Isdianto mengingatkan hal tersebut karena dirinya tidak ingin ada lagi pegawai di lingkungannya terjerat dalam kesalahan dan penyelewengan dalam melaksanakan tugas.

“Bekerjalah dengan baik, jangan asal bos senang, apalagi untuk level staf jangan takut mengatakan yang benar kepada pimpinan. Saya siap berdiri di belakang saudara-saudara semua jika memang saudara benar,” kata Isdianto.

Isdianto kembali menceritakan bahwa pada hari Sabtu lalu, dirinya diberikan mandat oleh Mendagri RI dalam penyerahan SK Plt Gubernur, yang menurut dirinya itu merupakan tugas yang berat yang diemban olehnya.

“Maka kami berharap kepada seluruh pegawai, untuk bantu saya bersama melaksanakan tugas yang sudah digariskan bapak Gubernur agar terlaksana secara baik,” tambah Isdianto.

Terakhir, menutup amanatnya Isdianto mengajak seluruh peserta apel agar mendoakan Gubernur Nurdin Basirun yang saat ini sedang berhalangan dalam bertugas agar senantiasa sehat dan kuat serta kepada keluarga agar diberikan ketabahan.

“Kita harap Pak Nurdin dapat kembali lagi bersama kita, kita masih butuh beliau di sini. Karena setiap terobosan yang dilakukan beliau nyata dan nampak hasilnya,” tutup Isdianto. (hmk)

Isdianto Terima SK Plt Gubernur Kepri dari Kemendagri

On 14.30


JAKARTA - Pelaksana Tugas Gubernur Kepri H Isdianto mengatakan dukungan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk semakin menyukseskan pembangunan. Karena itu, dukungan dan sinergisitas masyarakat sangat diperlukan dalam pembangunan apapun.

“Kebersamaan seluruh elemen sangat penting dalam memperlancar pembangunan,” kata Isdianto, di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (13/7).

Isdianto ke Jakarta sempena penyerahan SK dirinya sebagai Plt Gubernur Kepri. Sebelum penyerahan SK, Isdianto terlebih dahulu berbincang bersama Kapuspen Kemendagri, Bahtiar di ruang kerja Puspen.

Dari ruang Puspen Kemendagri, Isdianto kemudian tampak berbincang dengan Sekjen Hadi Prabowo. Isdianto mengatakan ada sejumlah pesan yang disampaikan Sekjen Kemendagri kepada dirinya. Salah satunya adalah supaya pelayanan terhadap masyarakat semakin maksimal.

“Para pegawai dipesan untuk bekerja sesuai dan taat aturan. Semua itu tujuannya agar sasaran pembangunan untuk masyarakat tercapai dengan maksimal,” kata Isdianto.

Dalam kesempatan itu, Isdianto mengatakan pihaknya mengundang Mendagri untuk memberi pengarahan kepada para pegawai di lingkungan Pemprov Kepri. Direncanakan pada 25 Juli nanti, Sekjen, Irjen, dan Dirjen akan ke Tanjungpinang untuk acara tersebut.

Isdianto, juga berpesan agar para ASN harus berperan aktif dalam menjalankan tugas dan amanah sebagai aparatur pemerintah dalam menjalankan tanggungjawab sesuai tupoksi masing-masing.

Dalam acara penyerahan SK tersebut, Isdianto tampak didamping Asisten Administrasi Pemerintahan Raja Ariza dan Kepala Dinas Sosial Kepri Doli Boniara. Penyerahan Surat Keputusan Nomor 121.21/6344/Sekjen tertanggal 12 Juli tahun 2019 yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo itu dilakukan Hadi Prabowo kepada Wagub Kepri Isdianto, di Gedung A, Kementerian Dalam Negeri, Jl. Medan Merdeka Utara Nomor 7, Jakarta Pusat pada Sabtu (13/7) tepat pukul 10.00 WIB.

Kepada wartawan, setelah penyerahan SK, Isdianto mengatakan, dirinya akan menjalankan aturan dan tahapan sesuai mekanisme. Karena, semuanya sudah ada aturannya dan tinggal melaksanakannya saja.

Isdianto menambahkan bahwa pihaknya berharap pemerintahan Kepri ini berjalan sebagimana mestinya. Agar pemerintahan ini bisa berjalan baik, kata adik almarhum H Muhammad Sani ini, harus didukung oleh semua di pemerintahan dan pihak lainnya termasuk DPRD Kepri dan lapisan masyarakat Kepri.

“Kita harus bersinergi dan bersama-sama menjalankan roda pemerintahan ini dengan baik. Koordinasi dan komunikasi jangan sampai terputus demi melayani masyarakat,” kata Isdianto. (hmk)

Wagub Beri Semangat Para Pegawai Pemprov Kepri

On 22.00


TANJUNGPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto menghimbau agar jajaran pegawainya tetap menjalankan aktivitas kerja sehari-hari seperti biasa. Pelayanan kepada masyarakat juga berlangsung sebagaimana mestinya.

Semua pegawai diminta tetap menjalankan pelayanan sehari-hari seperti biasa. Jangan ada yang sampai patah semangat akibat peristiwa yang sedang dihadapi Pemprov Kepri saat ini. Hal ini dia katakan, Jumat (12/7) di kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang.

Isdianto membenarkan memang ada aktifitas penyegelan oleh aparat penegak hukum (KPK). Adapun kantor yang disegel yakni kantor sekretariat Gubernur dan kantor Dinas Kelautan dan Perikanan. Namun hal tersebut diharapkan tidak berlarut terlalu lama, sehingga aktivitas kerja Pemerintahan bisa tetap berjalan seperti biasa.

“Kita minta kepada para pegawai tetap beraktivitas seperti biasa. Jangan patah semangat karena adanya peristiwa ini. Kita juga berharap kasus hukum yang menimpa Gubernur bisa segera terlalui dan bisa kembali berkumpul bersama untuk beraktivitas seperti sedia kala,” ucap Isdianto.

Jika dimungkinkan dan tidak melanggar aturan, Pemerintah Provinsi Kepri juga akan menyediakan pengacara untuk Gubernur guna menangani kasus yang sedang dihadapinya. Bahkan akan menambah jumlah pengacara, diluar pengacara yang memang sudah terikat kerjasama dengan Pemprov Kepri selama ini.

“Kita kan punya pengacara sendiri. Jika dibolehkan dan dibutuhkan tentu kita siap untuk menurunkan pengacara tersebut. Intinya kita ingin masalah ini segera selesai dan Gubernur bisa segera kembali bersama-sama kita guna beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Terakhir, Isdianto berharap Gubernur bisa melewati cobaan yang sedang dijalani ini dengan tabah dan sabar.

“Kita yakin sekali hal ini bisa dilalui oleh Gubernur. Praduga tak bersalah pasti tetap harus di kedepankan oleh para aparat hukum. Dan semoga semua berakhir baik-baik saja,” tutupnya. (hmk)

Wagub Isdianto Buka Raker LAM Kepri Tahun 2019

On 20.30


TANJUNGPINANG - Wakil Gubernur Kepri H.Isdianto didamping Sekretaris Daerah H.TS Arif Fadilah membuka Rapat Kerja Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri tahun 2019di Gedung LAM Kota Tanjungpinang Jl Agus Salim, Tanjungpinang, Jumat (12/7)

Tampak hadir pada Kesempatan ini mantan Walikota Tanjungpinang Hj. Suryati A Manan, Mantan Wakil Walikota H. Edward Muarsili, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Syamsul Bahrum, Ketua LAM Kota Tanjungpinang Wan Raffiwar, Pengurus LAM Provinsi Raja Hafis, Pengurus LAM Kota Tanjungpinang, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, FKPD Kota Tanjungpinang dan para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Isdianto mengatakan bahwa adat istiadat yang dimiliki secara turun temurun merupakan warisan yang ditinggalkan oleh nenek moyang yang harus terus dipertahankan dan dilestarikan.

Hal ini seiring juga dengan Tanjungpinang sebagai pusat Budaya Melayu yang identik dengan Islam dapat menjadi pemersatu dan mendidik sebagai generasi penerus yang berakhlaq dan bermartabat yang harus didukung oleh pelaku adat .

“Kami mengapreasiasi atas realisasi rapat kerja ini. Tujuannya agar mendapat rumusan-rumusan yang cemerlang dan memantapkan kaedah-kaedah dan legitimasi budaya Melayu nantinya. Ini menjadi harapan kita untuk melahirkan kriteria-kriteria berazam dari hati dalam membina dan membangun bersama, maka mari kita lahirkan hal terbaik bagi provinsi Kepri ,” ujar Isdianto.

Isdianto, yang juga sebagai Timbalan Datuk Setia Amanah ini menyebutkan kegiatan rapat kerja LAM Kota Tanjungpinang di tahun ini dapat menjadi awal yang baik bagi kelangsungan dalam rangka ikut sertanya membantu jalannya roda pembangunan bagi Kepri. Apalagi Kepri merupakan salah satu yang punya kelebihan dan selalu dijadikan contoh oleh daerah lain. Yang mana hal ini harus di syukuri.

“Kami ini tidak ada apa-apanya. Kami hebat karena ada unsur masyarakat. Tolong agar LAM nanti saling ingat mengingat sebagai perekat dalam kesatuan dan kekompakan agar kedepan lebih baik. Karena nantinya agar menjadi acuan-acuan dari mulai dari pendidikan anak-anak sampai dewasa, agar harapan ini kedepan tambah baik,” ucap Isdianto.

Oleh sebab itu, Isdianto berharap kepada seluruh pengurus LAM hingga kecamatan yang ada agar mampu memelihara dan melestarikan adat istiadat yang dimiliki merupakan warisan yang harus terus dipertahankan dan lestarikan, LAM diharapkan dapat menjadi penyejuk.

“Mari kita bekerja dengan sebaik mungkin, imbauan ini sebagai motivasi kita, agar Melayu semakin jaya dan tak lekang dari bumi,” tutup Isdianto. (hmk)

Sektor Pariwisata dan Manufaktur Masih Potensial Dongkrak PAD Kepri

On 18.00


TANJUNGPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto melalui sidang paripurna terbuka DPRD Kepri, Kamis (11/7) menyampaikan jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi DPRD tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kepri tahun anggaran 2018 bertempat di ruang rapat utama DPRD di Dompak.

Dalam kesempatan ini Isdianto berterimakasih kepada jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kepri yang senantiasa memberikan masukan berupa kritik dan saran terhadap Pemprov Kepri demi terwujudnya pembangunan yang lebih baik kedepan.

Dari pemandangan fraksi-fraksi yang ada di DPRD terkait Ranperda LPJP APBD 2018, dalam sambutannya Isdianto menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri telah merangkumnya menjadi empat kelompok permasalahan penting yang harus diperhatikan.

Kelompok permasalahan dimaksud adalah meliputi permasalahan pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan; masalah pendapatan daerah ; masalah belanja daerah ; dan masalah pengelolaan keuangan daerah.

Menurut Isdianto ada sektor yang potensial untuk mendongkrak PAD Kepri, yakni pariwisata dan manufaktur. Keduanya masih berpotensi tinggi untuk dikembangkan.

“Untuk hal ini Pemprov Kepri sudah melakukan kerjasama dengan sejumlah stakeholder, seperti BP Batam dan sebagainya. Selain itu Pemprov juga sedang gencar meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah guna mendongkrak PAD,” kata Isdianto.

Dalam kesempatan ini Isdianto juga mengakui jika industri dan manufaktur di Kepri sedang mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan jumlah permintan pasar yang melemah. Hal ini berkaitan erat dengan suasana ekonomi global yang kurang sehat. Kemudian hal ini berdampak pula terhadap kemiskinan. Penyebabnya karena banyak tutupnya perusahaan dan pemutusan hubungan kerja.

“Namun demikian selama 2018 kita menemukan solusi. Diantaranya melalui pengembangan UMKM. Dan hasilnya tercatat data penduduk miskin hanya tersisa 125.362 jiwa. Jumlah ini berkurang sebanyak 6324 dari tahun sebelumnya yang mencapai 131.686 jiwa,” terang Isdianto.

Adapun masalah Pendapatan Daerah di Kepri menurut Isdianto juga mengalami peningkatan. Yakni mencapai Rp3,5 triliun dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp3.25 triliu. Atau selama 2018 telah mengalami peningkatan sebesar 7.62 persen.

“Adapun masalah belanja daerah Kepri 2018 adalah sebesar Rp3.4 triliun deegan porsi sebesar 68.07 persen adalah belanja operasional. Dalam belanja operasional tersebut didalamnya juga ada hibah, bansos, belanja pegawai dan barang dan sebagainya. Kedepannya untuk porsi belanja infrastruktur akan terus kita tingkatkan agar hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Adapun masalah yang keempat yakni masalah pengelolaan keuangan daerah. Beberapa diantaranya yang sudah diupayakan oleh Pemprov Kepri adalah berupaya mempertahankan penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan peraturan nomor 21 tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintahan.

“Kita juga berupaya agar program-program pembangunan bisa dilaksanakan lebih awal. Tujuannya agar tidak ada tunda bayar dan proses penganggaran di tahun berikutnya juga bisa lebih lancar,” kata Isdianto. (hmk)

Hadiri Halal Bihalal, Wagub : Mari Tingkatkan Sinergitas Prov Kepri dan Riau

On 17.30


TANJUNGPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Riau H Isdianto menghadiri kegiatan halal bihalal warga Rokan Hilir Batam, Minggu (30/06) di Hotel Harmoni, Batam Center, Kota Batam.

Hadir pada kesempatan ini Bupati Kabupaten Rokan Hilir H. Suyatno dan Wakil walikota Batam Amsakar Ahmad. Adapun tema yang dikedepankan adalah ‘dengan halal bihalal kita tingkatkan silaturahmi dan kebersamaan warga rokan hilir Batam’.

Dalam sambutannya Wagub berterimakasih kepada Gubernur Riau, Bupati Rohil serta seluruh masyarakat Rohil yang berada di Kepri, khususnya Batam. Karena sedikit atau banyak, dan langsung atau tidak langsung sudah ikut berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan di Kepulauan Riau. Lebih jauh Wagub menginginkan agar kedekatan antara Riau dan Kepri bisa tetap terus terjaga dan bisa saling mengisi kekurangan masing-masing.

“Dua tahun berturut-turut saya diundang dalam acara yang sama. Bagi saya ini sebuah penghargaan. Warga Rohil di Kepri ini tidak hanya di Batam saja, tapi di Kabupaten dan kota lainnya juga ada. Apapun yang kita lakukan di Kepri selama ini adalah bentuk sinergi untuk kita semua,” kata Isdianto.

Menurut Isdianto, Masyarakat Rohil yang ada di Batam kurang lebih 2.000 orang. Jumlah tersebut merupakan cukup lumayan. Pemerintah Provinsi Kepri sangat mengharapakan terus kontribusi dari seluruh warga Rohil tersebut. Yakni kontribusi pemikiran untuk kelangsungan pembangunan yg ada di Kepri. Karena Kepri selalu membutuhkan sumbang, saran serta pemikiran-pemikiran brilian dari siapapun untuk kemajuan.

“Kebijakan kami jika tanpa dukungan masyarakat dan stakeholder lain tentu tidak akan bisa berjalan dengan baik. Oleh karena iti melalui acara hala bihalal ini mari kita bergandengan tanggan, saling bahu membahu, saling bertukar pikiran untuk kelangsungan pembangunan Kepri,” ujar Isdianto lagi.

Sementara itu Wakil walikota Batam Amsakar Ahmad mengatakan jika Batam sering disebut sebagai miniaturnya Indonesia. Keragaman lengkap semua ada di kota Batam, kekerabatan semua ada di Batam, dan jika ingin berbicara jati diri tidak lebih dari 18 persen Melayu dalam arti luas yg ada di Batam selebihnya pendatang.

“Batam di bangun dengan design yang berbeda dengan kota atau kabupaten lainnya yang ada di Indonesia, dan isinya dari berbagai suku agama dan ras. Makanya Batam ini simbol miniatur yang disebut-sebut tersebut,” katanya.

Pemko Batam, dengan APBD sebesar Rp2.7 triliun sedang konsentrasi dala. pembangunan insprastruktur, dengan harapan bisa mengubah wajah kota Batam melalui infrastruktur moder dan tetap menjaga Batam sebagai kota Madani.

Sedangkan Bupati Rohil H.Suyatno, A.Mp dalam sambutannya mengatakan bahwa warga Rohil yang ada di Batam insya Allah akan terus berkontribusi terhadap pe.bangunan di Kepri, khususnya Batam. Suyatno juga melihat jika jakan-jalan di Kota Batam saat ini lebih luas dan bersih tentu karena sinergisitas semua elemen masyarakat, termasuk warga Rohil yang ada di Batam.

Tampak hadir juga Anggota DPRD Kepri Tengku Afrizal Dahlan, Ketua DPRD Rohil H.Nasrudin Hasan, Sekda Rohil H.Surya Arwan, Dandim 0321 Rohil, Ketua IKROHIL Batam Makmur AT, Kepala dinas Pariwisata KepriBuralimar, Staf khusus Gubernur H.Saidul khudri dan H.Herizal Hood.

Wagub Kepri Apresiasi Pengembangan SDM Kabupaten Lingga

On 14.30


DABO - Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto mengatakan bahwa potensi Kepri terletak pada pariwisata, pertanian, peternakan dan perikanan. Dan untuk menggali keempat potensi tersebut Kepri membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang handal.

Hal ini disampaikan Isdianto saat melakukan kunjungan kerja ke Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, sekaligus acara halal bihalal bersama pemerintah dan masyarakat Lingga, di Gedung Nasional Dabo Singkep, Senin (17/6).

“Potenis pertambangan lambat laun akan habis bahan bakunya. Aapun yang tidak pernah habis sumber dayanya adalah bidang pariwisata, pertanian, peternakan dan perikanan. Sumber daya keempat sektor ini selalu berlimpah dan selaku potensial untuk dikembangkan dan dipasarkan. Yang kita perlukan hanya SDM yang siap untuk mengelolanya,” kata Isdianto.

Isdianto juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lingga dibawah kepemimpinan Bupati Alias Wello yang sudah memulai mengkaderisasi SDM melalui program-program beasiswa kuliah gratis untuk masyarakatnya.

“Yang kita butuhkan memang SDM dan investasi SDM di Lingga ternyata sudah dilakukan oleh Pemkab Lingga. Kita bisa dengar apa yang disampaikan oleh Bupati Lingga tadi,” kata Isdianto.

Sebagai wakil Gubernur, Isdianto juga mengajak Pemerintah Kabupaten Lingga selalu bersemangat membangun daerahnya. Dan selalu berkoordinasi jika mendapatkan permasalahan yang pelik.

“Membangun tidak semudah membalik telapak tangan. Tapi ada proses dan memakan waktu. Kalo ada masalah di daerah, mari sama-sama kita cari solusinya. Jika ada kesempatan ke Tanjungpinang silahkan mampir ke ruangan saya. Insya Allah ruangan saya akan selalu bersedia dan terbuka menerimanya,” kata Isdianto.

Sementara itu Bupati Lingga Alias Wello dalam sambutannya mengatakan jika Pemerintah Kabupaten Lingga bersama jajarannya sedang giat-giatnya menbangun Lingga disegala sektor. Baik infrastruktur, pendidikan, pertanian dan lainnya.

“Politeknik pertanian dan peternakan kabupaten Lingga tahun depan sudah melakukan penerimaan mahasiswa baru. Kita targetkan mahasiswa angkatan pertama sebanyak 150 orang. Dan Insya Allah gratis selama kuliah. Saya harap ini bisa mendongkrak SDM untuk perekonomian Kabupaten Lingga kedepan,” kata Wello. (hmk)

Begini Cara Membuat Suasana Kerja Kondusif dan Nyaman di Pemprov Kepri

On 06.42


TANJUNGPINANG - Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto menghimbau para pegawai untuk menciptakan suasana kantor yang nyaman dan kondusif. Sehingga para pegawai menjadi betah berlama-lama di kantor serta lebih semangat dalam menyelesaikan tugas-tugas harian.

Hal ini dikatakan Isdianto ketika memimpin apel pagi di halaman kantor Pemerintah Provinsi Kepri di Dompak, Tanjungpinang.

“Jangan jadikan kantor sebagai tempat menggosip. Tempat menjelekkan si fulan dan si fulan. Kondisi seperti ini hanya akan membuat sebagian pegawai menjadi tidak merasa nyaman. Ciptakan suasana kantor yang nyaman sehingga semuanya betah berlama-lama di kantor,” kata Isdianto.

Menyoroti jumlah peserta apel yang tidak seramai pada minggu sebelumnya, Isdianto mengutarakan kekecewaanya. Pasalnya dia melihat yang hadir pada apel pagi kali ini jumlahnya tidak seramai pada senin sebelumnya.

“Minggu lalu, setelah apel saya juga ke beberapa kantor OPD. Ternyata rata-rata hadir. Dan hanya satu atau dua orang saja yang tidak masuk, tapi alasannya jelas. Kita mau disiplin hadir seperti itu di pertahankan. Dan Gubernur juga sangat senang ketika melihat pegawainya selalu disiplin,” katanya.

Hal lain, untuk OPD yang tupoksi kerjanya pelayanan. Isdianto berharap agar serius, tulus dan ikhlas dalam melayani masyarakat. Jika urusan bisa disegerakan, jangan ditunda-tunda.

“Berikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Terkhusus masalah menerbitkan perizinan. Segera keluarkan jika itu memungkinkan. Namun beri penjelasan berdasarkan aturan hukum yang jelas, jika ternyata izin yang diharapkannya memang tidak bisa dikeluarkan. Jangan sampai seperti yang saya temukan di BPMPTSP, ada masyarakat yang mengurus izin sampai 4 bulan. Tapi tak kunjung dapat kejelasan,” tegas Isdianto.

Tidak lupa, atas wafatnya mantan pejabat Pemprov Kepri H. Said Agil. Serta untuk mengenang atas jasa-jasanya selama mengabdi, Isdianto memimpin para pegawai untuk bersama-sama membacakan alfatihah untuk almarhum. (hmk)

Wagub Kepri Sidak Pegawai Pasca Libur Lebaran

On 17.00


TANJUNGPINANG - Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pegawai disejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) usai apel gabungan di hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran Idul Fitri 1440 H, Senin (10/6/2019).

Adapun sejumlah kantor OPD yang disidak oleh Wakil Gubernur pada kesempatan ini adalah kantor BKPSDM, kantor BPKAD, Barenlitbang, Dispora, DPMPTSP dan Biro Humas, Protokol dan Penghubung (HPP).

Dalam sidaknya ini Wagub didampingi oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan dan Disiplin BKPSDM Kepri, Nora Fitri.

Disetiap kantor yang dikunjungi, Isdianto mengingatkan pegawai agar senantiasa menjaga dan mengingatkan kinerja serta disiplin. Disiplin yang dia maksud harus di dasari dari diri pribadi masing-masing, bukan karena takut dengan aturan dan sebagainya.

Secara keseluruhan, Isdianto mengatakan jika jumlah pegawai yang hadir usai libur lebaran dilingkungan Pemprov Kepri sudah cukup memuaskan. Hanya beberapa pegawai saja yang tidak hadir, namun alasannya jelas. Diantaranya karena sakit atau sedang mengikuti rapat.

“Saya hanya melanjutkan apa yang disampaikan Gubernur pada saat apel tadi, bahwa disiplin itu penting. Bagi pegawai yang hari ini tidak masuk kantor tanpa alasan yang jelas, tentu akan menerima sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. Makanya kita minta OPD membuat laporan kehadiran tertulis ditujukan kepada Wakil Gubernur dan Gubernur. Jika kemudian nanti ada yang menerima hukuman, bahwa yang menghukum bukan Gubernur atau Wakil Gubernur, tetapi aturanlah yang menghukum. Makanya patuhlah dengan peraturan yang ada,” kata Isdianto.

Kepada kabag TU disetiap OPD yang dikunjungi Isdianto langsung meminta daftar kehadiran pegawai. Dan berulangkali bertanya untuk memastikan jika nama-nama yang sudah paraf memang hadir. Atau bukan paraf yang diwakilkan.

“Saya tanya sekali lagi, absen ini betul ya? hadir semua?,” tanya Isdianto.

Selanjutnya Isdianto meminta para pegawai agar menjaga kekompakan, menjaga silaturahim, tidak saling salah- menyakahkan dan saling buruk- memburukkan.

“Kita semua ini tidak ada yang hebat. Semuanya punya kelemahan dan semuanya punya kelebihan. Saya minta agar yang diberi kelebihan jangan sombong dan yang kurang jangan berkecil hati. Buatlah suasana nyaman berada di kantor. Saling silaturahmi dengan baik dan saling mekengkapi satu sama lainnya,” ujarnya lagi.

Hal lainnya yang disampaikan Isdianto kepada para pegawainya adalah agar senantiasa memperbaiki kinerja masing-masing. Karena apapun yang di lakukan pegawai saat ini tidak pernah luput dari pengawasan masyarakat. Sehingga jangan sampai membuat para pelaku sejarah pembentukan Kepri menjadi kecewa setelah melihat kinerja generasinya yang mengecewakan.

“Kita ini bekerja selalu dalam pengawasan masyarakat. Makanya bekerjalah dengan benar, jangan membuat para pelaku sejarah yang melihat menjadi kecewa dengan perkembangan Kepri setelah berdiri sendiri menjadi Provinsi,” ungkap Isdianto. (hmk)

Mantapkan Silaturahmi dengan Masyarakat Melalui Safari Ramadhan

On 18.00


BATAM - Wakil Gubernur Kepri H Isdianto menutup rangkaian safari ramadan 1440 H  dengan berkeliling pulau di Kecamatan Belakang Padang Batam. Diawali sholat Zuhur di Pulau Pecung, lalu sholat Ashar di Pulau Granting serta  buka puasa sekaligus sholat tarawih di Pulau Terong.

Rangkaian kunjungan kali ini memang menjadi penutup safari ramadhan yang dilakukan hampir kurang lebih satu bulan. Tidak kurang 60an masjid yang tersebar diberbagai kabupaten/kota di Kepri,  telah disambangi.

“Hari ini adalah rangkaian safari terakhir, dari pelaksanaan ibadah puasa tahun  ini, ” jelas Isdianto usai melaksanakan safari  sholat Zuhur  di Masjid At Taqwim Pulau Pecung Belakang Padang Batam, Ahad (2/6).

Diterangkannya bahwa kehadiran dirinya selain bersafari,  sekaligus juga untuk bersilaturahmi langsung dengan masyarakat. Terlebih sejak menjadi wagub, baru kali ini bisa bertemu  dan bertatap muka.

“Tentu ini berkah dari silaturahmi dibulan penuh berkah ini,” terangnya.

Selaku umara, hadirnya dia bersama rombongan mengunjungi dan bertemu langsung masyarakat,  tentu  guna ingin mengetahui apa saja permaslahan dan persoalan yang ada. Guna bersama-sama membicarakan dan  carikan solusinya.

Isdianto juga senantiasa mengapresiasi keberadaan masjid-masjid yang dikunjungi. “Tapi jujur saya katakan,  dari sejumlah masjid yang  kita kunjungi, Masjid Babusalam Pulau Granting  merupakan masjid termegah untuk level kecamatan. Luar biasa bagusnya masjid ini, “puji Isdianto.

Berlanjut ke Pulau Terong, hadirnya rombongan kesini,  serasa  mengulang perjalanan napak tilas. Karena almarhum HM Sani dulu juga kerap hadir kesini. Bahkan di pulau ini juga ada jembatan HM Sani, yang tentu ini merupakan bentuk penghormatan kepada almarhum, jelasnya.

Karena ini napak tilas, mudah-mudahan hadirnya dia kesini, bisa membantu  keinginan dan harapan masyarakat Pulau Terong. Termasuk apa  yang mungkin dulu pernah dijanjikan almarhum, tapi belum terlaksana.

“Mudah-mudahan saya bisa membantu mewujudkan,  “jelas Isdianto.

Tak lupa Isdianto juga mengingatkan kaum muslimin untuk terus meningkatkan amal ibadah di sisa hari puasa. Agar nanti memasuki hari kemanangan idul fitri kita semua, termasuk bisa orang yang kembali fitrah dan besih  dari dosa.

Wagub juga tak lupa menyempatkan menjenguk Ketua LAM Kecamatan Belakang Padang  sekligus mubaligh PMB H. Abdul Kadir  yang  sudah 2 tahun menderita stroke. “Saya doakan mudah-mudahan penyakitnya cepat sembuh,” kata Isdianto. (hmk)

Pemko Tanjungpinang Gelar MoU dengan Insan Pers, Ini Kata Wako Syahrul

On 10.09



TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan para pengusaha media, di Aula Lantai 3 Gedung Pemko Senggarang, Selasa, 5 Maret 2019.

MuU ini disaksikan langsung oleh Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, dan juga Wakil Walikota Hj. Rahma serta Kadis Kominfo Soemantri, dan juga Kepala Seksi pengelolaan Media Dinas Kominfo, Febby.

Ada banyak hal yang disampaikan Syahrul dalam sambutannya. Poin utamanya  Syahrul mengajak insan pers untuk bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat, dimana berita - berita yang disajikan harus mendidik.

"Jadi lah pelopor di tengah masyarakat. Dan untuk Pemko sendiri juga menerima kritikan, sebagai sebuah perubahan," kata Wako Syahrul.

Dan sebuah perubahan itu telah terjadi dengan terwujudnya penandatanganan MoU Pemko dengan media di salah satu ruangan. Dimana semua itu merupakan hal perdana yang dilakukan Pemko Tanjungpinang sebagai terobosan baru.

Syahrul berharap, terobosan baru ini bisa meningkatkan hubungan psikologis antara Pemko dan Insan Pers, supaya hubungan ke depannya bisa lebih dekat dan lebih baik lagi.

Selain itu Syahrul juga mengucapkan terima kasih kepada insan pers yang telah memberikan kontribusi secara positif. Dan memintanya jangan ada perbedaan untuk membangun Tanjungpinang yang lebih baik lagi.

Politisi Gerindra ini juga menyenggol media online yang dinyatakannya sebagai salah satu bentuk kemajuan teknologi yang tidak bisa ditutup - tutupi pada era modern saat ini. "Kami menyatakan welcome, selain juga welcome kepada media cetak, televisi dan juga radio," tuturnya.

Selain itu, Syahrul juga mengatakan, bahwa Tanjungpinang merupakan wajah Kepri, dimana diharapkannya untuk bisa satu persepsi, dan harus sejalan dengan gubernur yang merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.

(Ndoro)

Mengintip Kehidupan ST AUS Tanjung Pinang

On 20.59

Hotel Murah jadi Pilihan Anak Sekolah, Kemana Dinas Pendidikan? 



TANJUNG PINANG - Sungguh mengerikan. Hotel murah, ternyata telah menjadi tempat pilihan Short Time atau ST sebagian Anak Usia Sekolah ( AUS ) Kota Mengintip kehidupan ST AUS Tanjung Pinang Pinang, Kepulauan Riau. Apakah orang tua dari mereka itu tahu apa tidak apa yang dilakukan oleh anak - anak mereka di luar rumah, itu kita belumlah paham.

Sungguh menyedihkan dan sungguh memprihatinkan serta sungguh mengejutkan. Karena ini semua memang nyata adanya. Bukan sebuah cerita bohong atau hoax. Semua sungguh menjadi berita yang memilukan hati kita para orang tua. Dan sungguh patut di pertanyakan juga, dimana kah dinas pendidikan berada.

Dinas pendidikan bisa saja mengelak dengan kenyataan ini. Namun, apapun ceritanya, Dinas pendidikan itu menjadi pihak yang paling bertanggung jawab terhadap kejadian yang menimpa akhlak anak bangsa ini. 

Baik itu Dinas Pendidikan Provinsi, maupun Dinas Pendidikan Kota. Dinas Pendidikan bisa saja beralasan, bahwa kejadian tersebut adalah kejadian di luar jam sekolah. Namun dinas pendidikan juga merupakan pihak yang di harapkan untuk bisa berperan sebagai pembentuk karakter mulia para anak bangsa sebagai generasi penerus.

Disisi lain, kita menuntut Dinas Pendidikan untuk bisa mendidik anak - anak bangsa menjadi generasi yang berakhlak mulia, dan kita berharap kepada para orang tua untuk lebih bisa mengawasi pergaulan anak - anaknya di luar rumah, namun disisi lain, kita juga merasa sangat prihatin dengan apa yang telah terjadi pada kehidupan anak - anak bangsa di Tanjung Pinang ini.

Dimana di usianya yang masih remaja, masih sebagai AUS yang seharusnya hanya mengenal buku pelajaran sekolah, dan mengisi waktunya untuk belajar dengan tekun, namun ternyata mereka telah mengisi sela - sela waktunya dengan tidur berpasangan di kamar hotel, seperti yang telah terjadi pada mereka di akhir tahun 2018 dan awal tahun 2019.
Sungguh mengerikan, bahkan, di duga kuat, semua itu nampak seperti sudah menjadi kebiasaan mereka. Semua itu, sungguhlah nampak dari gaya dan sikap mereka saat menuju dan memesan kamar hotel yang nampak sangat tidak canggung lagi.

Nampak dari jarak yang cukup dekat, empat pasang muda - mudi anak usia Sekolah Menengah, melenggang gembira menuju sebuah hotel  murah di kawasan Kota Tanjung Pinang. Dengan gaya saling bergelayutan mesra, mereka nampak begitu berani dalam memesan  Kamar.

Pesan kamar hotel dengan standar harga Rp160.000 per kamarnya. Mereka memesan kamar masing - masing, dan juga bayar masing - masing,  serta langsung menempati sesuai dengan nomor kamar masing - masing. Mereka adalah AUS berinisial M, I, S dan P bersama masing - masing pasangannya.

Tanpa keraguan menghinggapi perasaan hatinya, dan tanpa berpikir panjang entah dari mana uang di dapat, mereka nampak begitu senang melangkah menuju hotel murah pilihan mereka yang sudah pasti atas kesepakatan mereka juga, dengan lagak gaya seperti orang usia dewasa.

"Ada kamar ? " Tanya mereka kepada Reception Hotel hampir serempak.

"Ada," Jawab reception Hotel tanpa mempedulikan sesiapa pemesan kamar hotel yang tengah di jaganya.

"Oke. Kita masuk. Masuk kamar masing - masing ya. Bye - Bye. " Kata salah seorang anak yang nampak paling muda di antara mereka, dengan gaya tanpa dosa sambil menuju kamar hotel yang telah dipesannya.

Ketika hal ini akan di konfirmasi kan kepada pihak Dinas Pendidikan, baik Dinas Pendidikan Kota maupun Dinas Pendidikan Provinsi, serta para pihak terkait, mereka semua belum bisa di temui hingga berita ini di tayangkan.
(Ndoro).